Jumat, 25 Agustus 2023

Keputusan Pembelian Ulang


Menurut Schiffman & Kanuk 2008:506,Perilaku pembelian ulang
itu berhubungan erat dengan konsep dari brand loyalty, yang diusahakan
oleh kebanyakan perusahaan karena menyumbang kepada stabilitas yang
lebih besar di pasar. Pembelian ulang biasanya menandakan bahwa produk
memenuhi persetujuan konsumen dan bahwa ia bersedia memakainya lagi
dan dalam jumlah yang sangat besar. Menurut Hawkins dkk (2007)
pemebelian kembali sebagai suatu kegaitan membeli kembali yang
dilakukan oleh konsumen terhadap suatu produk dengan merek yang sama
tanpa diikuti oleh perasaan yang berarti terhadap produk tersebut. Menurut
Bolton (dalam Long-Yi Lin dan Yeun-Wen Chen, 2009) dalam
penelitiannya menggunakan 2 aspek dalam mengukur konsumen untuk
membeli kembali suatu produk, yaitu: keputusan apakah konsumen membeli
kembaali produk yang sama, dan keputusan berapa banya konsumen akan 
membeli produk tersebut. Sedangkan menurut Kotler dan Keller
(2009:226) terdapat 6 keputusan yang dilakukan oleh pembeli, yaitu :
pilihan produk, pilihan merek, pilihan dealer, jumlah pembelian, saat yang
tepat melakukan pembelian dan metode pembayaran.
Pengukuran keputusan pembelian ulang beracuan pada teori yang
dikemukakan oleh Kotler dan Keller, dan hasil penelitian yang dilakukan
oleh Bolton (dalam Long-Yi Lin dan Yeun-Wen Chen, 2009) yaitu:
pembelian kembali produk yang sama dimasa datang, dan keputusan jumlah
pembelian yang dilakukan oleh konsumen.

Tidak ada komentar: