Perusahaan yang mempunyai kepentingan disetiap kegiatan manusia dalam
lingkup tertentu perlu untuk memahami perilaku konsumen. Pendekatan yang
selama ini banyak digunakan untuk mengungkap sikap, niat, dan perilaku
konsumen lainnya mengasumsikan bahwa konsumen kebanyakan bersikap
rasional untuk mengambil keputusan pembelian. Perilaku konsumen yang
kompleks terkadang sulit untuk diprediksi, namun dapat diamati polanya.
Hal ini dipertegas dengan pernyataan bahwa studi perilaku konsumen
merupakan proses ketika individu atau kelompok menyeleksi, membeli,
menggunakan, atau membuang produk, pelayanan, ide, dan pengalaman untuk
memuaskan kebutuhannya (Solomon, 2011:7). Sedangkan menurut Hoyer dan
Macinnis (2010:3) perilaku konsumen mencerminkan totalitas keputusan
konsumen sehubungan dengan akuisisi, konsumsi, dan disposisi barang, jasa,
kegiatan, pengalaman seseorang, dan ide-ide oleh manusia dalam mengambil
keputusan dari waktu ke waktu.
Asosiasi Pemasaran Amerika (AMA) mendefinisikan perilaku konsumen
sebagai interaksi yang dinamis dari pengaruh dan kognisi, perilaku, dan
lingkungan dimana manusia melakukan aspek pertukaran dalam hidup mereka.
Dengan kata lain perilaku konsumen perlu melibatkan pemikiran, perasaan, serta
pengalam orang untuk melakukan tindakan dalam proses konsumsi. Merujuk pada
uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen merupakan aspek
yang penting dalam pemasaran. Pemasar perlu mengetahui proses yang dilakukan
oleh individu maupun kelompok seperti interaksi antara pemikiran dan perasaan
dalam memilih, membuat keputusan pembelian, menggunakan, hingga membuang
sebuah produk. Sehingga sebagai pemasar paham akan keinginan dan kebutuhan
konsumen secara tepat.
Secara umum perilaku belanja online konsumen mengacu pada proses
tersebut dengan melalui media perantara internet. Faktor yang mempengaruhinya
antara lain :
1. Resiko yang dirasakan serta perlu diantisipasi dalam merenungkan dan
mempertimbangkan keputusan pembeliaan.
2. Sikap dan perilaku konsumen dalam berbelanja yang dipengaruhi oleh
niat, salah satunya dimensi penerimaan internet sebagai saluran belanja.
3. Norma subjektif yang menangkap persepsi konsumen dari pengaruh
orang lain yang signifikan
Minggu, 20 Agustus 2023
Perilaku Konsumen
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar