Teori struktur modal berkenaan dengan bagaimana modal dialokasikan
dalam akttivitas investasi aktiva riil perusahaan dengan cara menentukan struktur
modal antara suatu utang dan modal sendiri, biasanya berkaitan dengan proyek
proposal suatu investasi perusahaan (Harmono 2011:137). Teori struktur modal
yang dikembangkan oleh beberapa ahli digunakan untuk mengetahui apakah
perusahaan dapat meningkatkan kemakmuran pemegang saham melalui
perubahan struktur modal (Sutrisno 2012:256). Van Horne (1980) dalam
Harmono (2011:137) menjelaskan asumsi-asumsi yang dibutuhkan untuk
menganalisis teori struktur modal, yaitu sebagai berikut:
1. Tidak ada pajak pendapatan dan asumsi ini pada akhirnya dalam
aplikasi dapat diabadikan.
2. Perubahan dalam rasio utang terhadap modal disebutkan oleh
penerbitan surat utang yang digunakan untuk membeli saham, dan
sebaliknya menerbitkan saham untuk bayar utang, dan tidak ada biaya
transaksi.
3. Perusahaan menetapkan kebijakan dividen sebesar 100% dari laba
dibagikan sebagai dividen.
4. Tingkat subjektivitas probabiliti prediksi para investor di pasar
terhadap tingkat laba operasi perusahaan yang akan datang sama.
5. Tingkat laba operasi perusahaan diprediksi konstan. Nilai prediksi
distribusi probabilitas laba operasi prediksi selama periode yang akan
datang sama dengan nilai laba operasi sekarang
Jumat, 25 Agustus 2023
Teori Struktur Modal
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar