Pihak-pihak yang memerlukan studi kelayakan bisnis menurut
Suliyanto (2010) antara lain :
a. Pelaku bisnis/manajemen perusahaan
Pihak pelaku bisnis manajemen perusahaan memerlukan studi
kelayakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan untuk melajutkan
ide bisnis atau tidak. Jika berdasarkan hasil studi kelayakan suatu bisnis
dinyatakan layak dilaksanakan maka pelaku bisnis manajemen akan
menjalankan ide bisnis tersebut untuk mengembangkan usahanya.
b. Investor
Pihak investor memerlukan studi kelayakan sebagai dasar untuk
mengambil keputusan apakah akan ikut menanamkan modal pada suatu
bisnis atau tidak. Jika berdasarkan hasil studi kelayakan suatu ide bisnis
dinyatakan layak dilaksanakan maka investor akan menanamkan
modalnya dengan harapan memperoleh keuntungan dari investasi yang
ditanamkan, demikian pula sebaliknya.
c. Kreditor
Pihak kreditor memerlukan studi kelayakan sebagai salah satu
dasar dalam mengambil keputusan, apakah akan memberikan kredit
pada suatu bisnis yang diusulkan atau tidak. Jika berdasarkan hasil studi
kelayakan suatu ide bisnis dinyatakan layak dilaksanakan maka kreditor
akan memberikan kredit dengan harapan akan memperoleh keuntungan
berupa bunga, demikian pula sebaliknya.
d. Pemerintah
Pihak pemerintah memerlukan studi kelayakan sebagai dasar untuk
mengambil keputusan, apakah memberikan izin terhadap suatu bisnis
atau tidak. Jika berdasarkan hasil studi kelayakan suatu ide bisnis
dinatakan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan
kesempatan kerja, mengoptimalkan sumber daya yang ada, dan dapat
meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maka pemerintah akan
memberikan izin, sebaliknya, jika suatu bisnis memiliki dampak negative
yang lebih besar dibandingkan manfaatnya maka pemerintah tidak akan
memberikan izin atas ide bisnis yang diajukan.
e. Masyarakat
Masyarakat memerlukan studi kelayakan sebagai dasar untuk
mengambil keputusan, apakah mendukung suatu bisnis atau tidak. Jika
berdasarkan hasil studi kelayakan suatu ide hasilnya dinyatakan akan
memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap masyarakat
dibandingkan dampak negatifnya maka masyarakat akan mendukung ide
bisnis tersebut. Namun, jika studi kelayakan menyatakan bahwa suatu ide
bisnis akan memberikan dampak negative yang lebih besar terhadap
masyarakat dibandingkan dampak positifnya maka masyarakat akan
menolak ide bisnis tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar