Menurut (Berry et al., 2017) convenience didefinisikan sebagai persepsi
waktu dan upaya yang dikeluarkan konsumen untuk membuat keputusan pembelian
atau penggunaan layanan. Salah satu faktor yang mendukung kenyamanan dalam
berbelanja adalah suasana (Susanti, 2018) . Suasana atau atmosfer dalam gerai
merupakan salah satu dari berbagai unsur dalam ritel. Desain atau tampilan dalam
toko merupakan salah satu hal yang penting dalam bisnis ritel (Susanti, 2018). Pada
initinya, desain atau tampilan bertujuan memenuhi syarat fungsional sambil
menyediakan pengalaman berbelanja yang menyenangkan sehingga mendukung
terjadinya transaksi. Usaha yang yang tertata rapi dan menarik akan lebih
mengundang pembeli dibandingkan tampilan suasana yang diatur biasa saja (Susanti,
2018). Penerapan suasana yang menarik seperti penentuan warna tampilan bisa jadi
pengaruh ingatan konsumen terhadap pengalaman. Misalnya seperti warna merah,
yang membawa makna positif karena dikaitkan dengan cinta, passion, kekuatan, dan
energi (Lunardo et al., 2021). Hal tersebut menunjukkan, segala macam atribut yang
digunakan ataupun segala bentuk upaya pelayanan yang mengarah kepada
kenyamanan (Duarte et al., 2018) mengatakan bahwa semakin lama waktu tunggu
yang berhubungan dengan pelayanan maka semakin rendah tingkat kenyamanan
pelayanan yang dirasakan konsumen, semakin banyak waktu dan upaya yang
dihabiskan oleh konsumen untuk berbelanja, maka semakin besar potensi frustrasi
konsumen, yang akan memengaruhi keputusan pembelian konsumen..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar