Investor asing cenderung memilih berinvestasi pada perusahaan yang mempunyai
nilai yang lebih tinggi di pasar. Hal tersebut disebabkan karena investor asing
menanamkan modalnya untuk jangka panjang. Hal tersebut ditunjukan dari hasil
penelitian Wang (2007) yang menemukan bahwa transaksi asing menurunkan
tingkat volatilitas di pasar modal. Transaksi jangka panjang tersebut dapat
memberikan keuntungan berupa dividen bagi para investor asing.
Chai (2010) menemukan bahwa tingkat kepemilikan asing mempunyai
pengaruh positif terhadap pembayaran dividen yang diukur dengan dividend payout
ratio. Hal ini berlainan dengan penelitian Jurica & Lilyana (2012) yang menyataan
bahwa kepemilikan asing tidak berpengaruh secara signifikan terhadap dividend
payout ratio. Hal tersebut disebabkan nilai standar deviasi yang lebih besar
dibandingkan nilai rata-rata sampel, sehingga hasil penelitian menjadi bias.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar