Penggunaan selebriti sebagai pendukung dalam periklanan telah menjadi trend an formula kemenangan yang telah dirasakan dari citra perusahaan dan pemasaran produk. Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi yang ada kebutuhan yang menonjol dari sebuah iklan menjadi hal yang sangat penting dan selebriti menjadi cara yang ideal untuk memastikan beberapa keunggulan merek yang ada. selebriti berpotensi membantu sebuah produk untuk meningkatkan penjualan sebuah produk. Seperti yang diketauhi bahwa produk yang didukung dengan adanya celebrity endorser dan noncelebrity endorser membantu perusahaan untuk mendapatkan perhatian lebih saat konsumen berbelanja karena tingkat permintaan produk meningkat (Bowman 2002). Selebriti adalah orang-orang yang diakui oleh publik dan yang sering memiliki ciri khas seperti daya tarik (attractiveness), dan kepercayaan (trusrwothines) McCracken 1989; Silvera dan Austad, 2004). Istilah selebriti sendiri mengacu pada individu yang dikenal masyarakat, seperti aktor, tokoh olahraga, penghibur dan lainnya atas prestasi mereka di bidangnya masingmasing selain produk yang produk yang mereka dukung (Friedman dan Friedman, 1979).
McCracken (1989) mendefinisikan celebrity endorser adalah individu yang mendapat pengakuan dari publik dan menggunakannya untuk meningkatkan keinginan konsumen dengan tampil dalam iklan produk tersebut. Menurut Kamins (1989) celebrity endorser adalah sebagai individu yang diketahui publik atas pertasi masing-masing dibidangnya selain produk yang diiklankan. Stafford et al.,(2003) mendefinisikan celebrity endorser sebagai orang terkenal yang menggunakan kepopulerannya untuk merekomendasikan dan ikut ambil bagian dalam sebuah iklan.
Celebrity endorsement merupakan fitur dari pemasaran modern yang saat ini digunakan untuk meningkatkan perhatian pemirsa, membuat iklan lebih berkesan, terpercaya dan menambahkan efek glamour keproduk yang diiklankan (Spielman,1981). Saat ini celebrity endorsement bagian yang penting bagi industri iklan. Sebenarnya, celebrity endorserment adalah fitur yang ada dari pemasaran yang modern. Selebriti semakin digunakan oleh pemasar agar masyarakat dapat mengingat dan memerhatikan produk apa yang di pasarkan. Tidak hanya itu pemasar mengharapkan merek mereka mendapatkan keuntungan dengan lebih banyak cara dengan menjalin hubungan kerjasama dengan selebriti.
Shimp (2010) menjelaskan bahwa atribut umum endorser antara lain : a. Kredibilitas (Credibility) Kredibilitas mengarah pada kecenderungan untuk meyakini dan mempercayai seseorang. Kredibiltas brand endorser mencakup dua hal penting, yaitu : 1 Keahlian (expertise) : memiliki keterampilan khusus, pengetahuan, atau kemampuan sehubungan dengan merek. 2 Dapat dipercaya (trustworthiness) : dianggap sebagai seseorang yang dapat dipercaya serta dapat diandalkan b. Daya Tarik (Attractiveness) Daya tarik tidak hanya berkaitan dengan menarik secara fisik saja, tetapi termasuk karakteristik yang dipersiapkan oleh konsumen dalam diri brand endorser, seperti kemampuan intelektual, kepribadian, gaya hidup, dan keahlian dalam bidangnya. Konsep umum daya tarik (attractiveness) terdiri dari tiga komponen yaitu : 1. Ketertarikan fisik (physical attractiveness) : menarik atau memiliki sikap yang dianggap menyenangkan. 2. Penghargaan atau penghormatan (respect) : kualitas diri yang dikagumi karena prestasi. 3. Kesamaan (similarity) : sejauh mana endorser cocok dengan penonton dalam hal karakteristik. Sonwalker et al., (2011) menyebutkan bahwa endorsement adalah sebuah bentuk komunikasi dimana seorang selebriti bertindak sebagai juru bicara dari sebuah produk atau merek tertentu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar