Jumat, 26 Maret 2021

Brand Image / Citra Merek (skripsi dan tesis)


Citra merek atau brand image ialah serangkaian deskripsi tentang
asosiasi konsumen terhadap suatu merek. Kesan individu tentang sebuah
produk muncul sebagai hasil dari pengetahuan dan pengalaman
pembelian sebelumnya. Menurut Shimp (2013), brand image
dihubungkan atas asosiasi yang muncul dibenak konsumen, pada saat
mengingat produk tertentu. Sedangkan Freddy Rangkuti (2009)
mendefinisikan citra merek sebagai persepsi yang dihubungkan dengan
asosiasi pada benak konsumen baik itu negative ataupun positif.
Berdasarkan beberapa pendapat ahli diatas maka dapat dijelaskan,
bahwa citra merek ialah sekumpulan asosiasi yang terbentuk pada setiap
individu setiap mengingat suatu produk sebagai akibat dari pengalaman
pembelian dan informasi yang didapat.
Citra merek atau brand image secara positif dapat dibangun atas
benak konsumen melalui program pemasaran yang kuat, unik dan
berkelanjutan. Menurut Kotler dalam Shimp (2000) faktor pendukung
citra merek kaitannya dengan asosiasi merek terdiri dari jenis - jenis
asosiasi merek, dukungan, kekuatan dan keunikan. Adapun penjelasannya
sebagai berikut :
1) Asosiasi merek
Seperangkat entitas merek yang berkaitan dengan ingatan
konsumen dan mempunyai tingkat kekuatan. Berbagai pengalaman
dan asosiasi yang diingat oleh konsumen, bisa dirangkai
membentuk sebuah citra merek. Sedangkan menurut Durianto
(2004), asosiasi merek terdiri atas nilai yang dirasakan, kepribadian
merek dan asosiasi organisasi.
2) Dukungan asosiasi merek
Dukungan asosiasi merek adalah jawaban konsumen atas atribut,
manfaat dan keyakinan mereka terhadap suatu produk. Respon yang
diberikan pun bermacam – macam tergantung penilaian serta
persepsi konsumen.
3) Kekuatan asosiasi merek
Ketika konsumen telah merasakan manfaat yang dihasilkan suatu
produk, maka saat itulah ingatan mereka semakin besar dibanding
sebelum mengonsumsi. Bentuk kekuatan asosiasi merek berupa
reputasi tinggi di mata konsumen, sebagai dampak dari manfaat
produk yang telah diberikan.
4) Keunikan asosiasi merek
Konsumen akan memiliki ingatan lebih kuat terhadap suatu produk
apabila mereka menemukan keunikan berupa manfaat yang berbeda
dengan produk lain

Tidak ada komentar: