Pengaruh atau efek dalam komunikasi adalah perbedaan antara apa
yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan komunikan (penerima pesan)
sebelum dan sesudah menerima pesan dari komunikator (penyampai
pesan). Efektivitas sebuah komunikasi dapat dinilai dari seberapa jauh
kesamaan dan pemahaman antara komunikator dan komunikan, baik itu
dari tatanan pengetahuan atau informasi, sikap hingga tindakan atau
perilaku. Menurut Effendy (2015:69) menyatakan bahwa efek komunikasi
diklasifikasikan sebagai berikut :
a. Efek Kognitif, berhubungan dengan pikiran dan penalaran sehingga
khalayak yang semula tidak tahu, tidak mengerti, dan bingung menjadi
merasa jelas.
b. Efek Afektif, berhubungan dengan perasaan.
c. Efek Konatif, bersangkutan dengan niat, tekad, upaya, usaha yang
cenderung menjadi suatu kegiatan atau tindakan.
Semua efek diatas saling berhubungan satu sama lain, efek konatif
akan tercapai jika efek kognitif dan afektif sudah tercapai. Salah satu
reaksi dari adanya efek tersebut adalah adanya umpan balik.
Menurut Ralph Webb (2015:69) mengatakan :
“Efek positif yaitu tanggapan yang diterima komunikator dari
komunikan dapat dimengerti dan mencapai saling pengertian,
sehingga komunikan mendukung, menyepakati, mengiyakan,
menyetujui pesan atau bersedia memenuhi ajakan seperti yang
termuat dalam pesan yang diterimanya”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar