New Public Management (NPM) pada awalnya merupakan
gerakan yang bertujuan untuk melakukan transformasi terhadap praktik
Old Public Management (OPM).Inefisiensi birokrasi adalah alasan
utama munculnya gerakan NPM, caranya dengan mengadopsi nilai-
nilai yang selama ini berkembang disektor swasta. Penerapan NPM
dibeberapa negara memberikan dampak yang positif, namun seiring
dengan perkembangannya NPM memperoleh kritik dari berbagai
pihak.Poin utama yang dikritik adalah pelayanan publik yang
mengutamakan pemenuhan kepentingan pelanggan (costumer) sebagai
individu untuk dilayani dengan baik sesuai hokum pasar. Dengan
demikian, nilai-nilai seperti kepentingan publik, demokrasi, persamaan,
dan keadilan sosial dalam penyelenggaraan layanan cenderung
terabaikan.
NPM telah berhasil memperbaiki praktik pelayanan dengan
mengambangkan berbagai standar untuk melayani costumer yang
mengaksesnya. Bagaimana dengan warga yang memiliki keterbatasan
social dan ekonomi ? Apakah ada jaminan pemerintah dan mitranya
akan memperhatikan kebutuhan mereka ? Kritik terhadap NPM yang
kemudian dikenal dengan NPS ini berupaya mempertegas kembali
bahwa hubungan antara pemerintah dengan warga negara tidak seperti
hubungan antara penjual dan pembeli dipasar, tetapi mereka adalah para
pihak yang berkomitmen untuk bersama-sama membangun negara.
Pemerintah harus menjamin bahwa semua warga negara dimanapaun
berada dan dengan kondisi sosial ekonomi seperti apapun dapat
mengakses layanan public secara sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar