Kamis, 30 Mei 2024

Strategi Inovasi dalam Pemerintahan

  1. Layanan terintegrasi, dimana sektor publik menawarkan peningkatan
    sejumlah layanan, warga memiliki harapan yang tidak sederhana dimana
    warga meminta layanan yang disediakan disertai dengan kenyamanan.
  2. Desentralisasi, pemberian dan monitoring layanan lebih dekat dengan
    masyarakat dan biasanya membentuk kepastian tehadap tingkat
    permintaan yang tinggi sehingga meningkatkan kepuasan masyarakat
    atau pelaku bisnis.
  3. Pemanfaatan kerjasama, bermakna sebagai pemerintahan yang inovatif
    untuk memenuhi peningkatan pemenuhan agar lebih efisien dalam
    pemberian layanan publik, lebih kolaboratif antar organisasi dan juga
    terjadi kerjasama antara publik dan swasta.
  4. Pelibatan warga Negara, Kewenangan pemerintah yang Inovatif harus
    merealisasikan peran peran pentingnya dengan mendorong peran warga
    untuk berpartisipasi dalam mendorong perubahan.
  5. Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi.
    Adapun ciri dan jenis-jenis inovasi dalam sektor publik menurut
    Stephen Robbins sebagai berikut:
  6. Memiliki kekhasan, yaitu inovasi memiliki ciri khas dalam arti ide,
    program tatanan, sistem, termasuk hasil yang diinginkan.
  7. Memiliki ciri atau unsur kebaruan.
  8. Program inovasi dilakukan melalui program yang terencana sesuai proses
    yang tidak tergesa-gesa.
  9. Inovasi yang dilakukan harus memiliki tujuan yang jelas dan memiliki
    arah yang ingin dicapai.
    Jenis inovasi di sektor publik dapat juga dilihat menurut Halvorsen
    (Yogi Suwarno 2011), yang membagi tipologi inovasi di sektor publik seperti
    berikut ini:
  10. A new or improved service (pelayanan baru atau pelayanan yang
    diperbaiki), misalnya pelayanan kesehatan di rumah.
  11. Process innovation (inovasi proses), misalnya perubahan dalam proses
    penyediaan pelayanan atau produk.
  12. Administrative innovation (inovasi bersifat administratif), misalnya
    penggunaan instrumen kebijakan baru sebagai hasil dari perubahan
    kebijakan.
  13. System innovation (inovasi sistem), adalah sistem baru atau perubahan
    mendasar dari sistem yang ada dengan mendirikan organisasi baru atau
    bentuk baru kerjasama dan interaksi.
  14. Conceptual innovation (inovasi konseptual), adalah perubahan dalam
    outlook, seperti misalnya manajemen air terpadu atau mobility leasing.
  15. Radical change of rationality (perubahan radikal), yang dimaksud adalah
    pergeseran pandangan umum atau mental matriks dari pegawai instansi
    pemerintah

Tidak ada komentar: