Jumat, 31 Mei 2024

Aspek-aspek Kepemimpinan Transformasional


Menurut Avolio dan Bass (1994), terdapat empat komponen
kepemimpinan transformasional, yaitu:
a. Pengaruh Ideal (Idealized Influence)
Pengaruh ideal atau idealized influence adalah perilaku pemimpin
yang memberikan visi dan misi, memunculkan rasa bangga, serta
mendapatkan respect dan kepercayaan bawahan. Pengaruh ideal juga
mengacu kepada kemampuan untuk mengartikulasikan visi dengan jelas,
memotivasi orang lain dengan , melakukan hal yang sesuai atau benar,
dan dapat menunjukkan standar etika yang tinggi. Kecenderungan kode
etik yang digunakan juga kuat, melibatkan orang lain dalam mengambil
resiko dan membangun harapan yang jelas dari organisasi di masa yang
akan datang. Seorang pemimpin transformasional akan mampu menarik
pengikutnya dengan meyakinkan pengikutnya melalui visi-visi yang jelas
dan menunjukan etika yang tinggi, sehingga pengikutnya yakin dan akan
percaya dengan pemimpin.
b. Motivasi Inspirasional (Inspirational Motivation)
Motivasi inspirasional adalah cara seorang pemimpin bertindak
untuk menginspirasi pengikutnya guna mencapai tujuan pribadi dan
organisai dengan cara memberikan makna tentang tugas, standarisai yang
tinggi, mengkomunikasikan optimisme tujuan masa depan dan
menggunakan simbol dan gambar. Oleh karena itu motivasi inspirasional
mengacu pada bagaimana pemimpin menginspirasi bawahannya dengan
cara menunjukan komitmen, optimism dan antusiasme untuk mencapa
itujuan organisasi dan individu. Seorang pemimpin memberikan
strandarisasi hasil yang tinggi guna memotivasi bawahannya agar dapat
meningkatkan strandarisasi diri.
c. Stimulasi Intelektual (Intellectual Stimulation)
Stimulasi intelektual adalah perilaku pemimpin yang mampu
meningkatkan kesadaran akan masalah dan mempengaruhi pengikutnya
untuk melihat masalah dari sudut pandang baru. Pemimpin juga mampu
merangsang pengikutnya untuk menjadi kreatif dan inovatif, berani
mengambil resiko, serta menantang keyakinan diri mereka sendiri. Oleh
karena itu stimulasi intelektual dapat dikatakan sebagai sebuah
kemampuan membuat individu berfikir tentang cara-cara baru untuk
pekerjaan, untuk menjadi kreatif dalam pemecahan masalah mereka
sendiri dan mendorong orang lain untuk mencoba ide-ide baru tanpa harus
dikritik publik. Contohnya pemimpin yang akan mengarahkan
pengikutnya untuk menemukan pemecahan masalah yang baru untuk
menyelesaikan masalah.
d. Pertimbangan Individual(Individualized Consideration)
Adalah kemampuan untuk memahami dan berbagi dalam masalah
dan kebutuhan orang lain, serta memperlakukan seseorang secara unik.
Pertimbangan individual juga mengacu pada pemahaman setiap
kepribadian setiap bawahan secara meneyuluruh dengan menggunakan
pemberdayaan, pendampingan, mendengarkan dan memandang individus
ecara unik. Contohnya pemimpin yang dapat berkomunikasi, mengerti
bawahannya tanpa melihat kepribadian bawahannya.
Berdasarkan aspek-aspek kepemimpinan transformasional diatas,
maka dapat disimpulkan bahwa aspek pengaruh ideal (idealized
influence), motivasi inspirasional (inspirational motivation), stimulasi
intelektual (intellectual stimulation), dan pertimbangan individual
(individualized consideration) adalah indikator kepemimpinan
transformasioanal.

Tidak ada komentar: