Jumat, 31 Mei 2024

Analisis Kinerja Keuangan


Menurut Hery (2016:25) mengatakan bahwa analisis kinerja keuangan
merupakan suatu proses pengkajian kinerja keuangan secara kritis, yang meliputi
peninjauan data keuangan, penghitungan, pengukuran, interpretasi, dan pemberian
solusi terhadap masalah keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu. Kinerja
keuangan dapat dinilai dengan menggunakan beberapa alat analisis. Berdasarkan
tekniknya, analisis kinerja keuangan dapat dibedakan menjadi 9 macam, yaitu:
a. Analisis Perbandingan Laporan Keuangan, merupakan teknik analisis
dengan cara membandingkan laporan keuangan dari dua periode atau lebih
untuk menunjukkan perubahan dalam jumlah (absolut) maupun dalam
persentase (relatif).
b. Analisis Trend, merupakan teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui
tendensi keadaan keuangan dan kinerja perusahaan, apakah menunjukkan
kenaikan atau penurunan.
c. Analisis Persentase per Komponen (Common Size), merupakan teknik
analisis yang digunakan untuk mengetahui persentase masing-masing
komponen aset terhadap total aset; persentase masing-masing komponen
utang dan modal terhadap total pasiva (total aset); persentase masing-masing
komponen laporan laba rugi terhadap penjualan bersih.
d. Analisis Sumber dan Penggunaan Modal Kerja, merupakan teknik analisis
yang digunakan untuk mengetahui besarnya sumber dan penggunaan modal
kerja selama dua periode waktu yang dibandingkan.
e. Analisis Sumber dan Penggunaan Kas, merupakan teknik analisis yang
digunakan untuk mengetahui kondisi kas dan perubahan kas pada suatu
periode waktu tertentu.
f. Analisis Rasio Keuangan, merupakan teknik analisis yang digunakan untuk
mengetahui hubungan di antara pos tertentu dalam neraca maupun laporan
laba rugi.
g. Analisis Perubahan Laba Kotor, merupakan teknik analisis yang digunakan
untuk mengetahui posisi laba kotor dari suatu periode ke periode berikutnya
serta sebab-sebab terjadinya perubahan laba kotor tersebut.
h. Analisis Titik Impas, merupakan teknik analisis yang digunakan untuk
mengetahui tingkat penjualan yang harus dicapai agar perusahaan tidak
mengalami kerugian.
i. Analisis Kredit, merupakan teknik analisis yang digunakan untuk menilai
layak tidaknya suatu permohonan kredit debitor kepada kreditor, seperti bank.

Tidak ada komentar: