Kinerja adalah gambaran mengenai kemampuan atau tingkat pencapaian
perusahaan dal am mewujudkan sasaran, tujuan, visi dan misi organisasi yang telah
tertuang dalam strategic planning perusahaan (Wahyuningsih & Widowati, 2016).
Kinerja perusahaan dapat dilihat dari berbagai aspek, yang paling mendasar dapat
dilihat dari aspek keuangan dan juga aspek non-keuangan. Laporan keuangan
merupakan aspek keuangan. Sedangkan kepuasan pelanggan, perkerja dan
perkembangan aktivitas bisnis perusahaan adalah aspek non keuangan
(Yulianingtyas, 2016).
Menurut Sutrisno (2009) dalam Hutabarat (2020) kinerja keuangan
perusahaan merupakan prestasi yang telah dicapai perusahaan dalam periode
tertentu yang mencerminkan tingkat kesehatan perusahaan tersebut. Kinerja
Keuangan adalah kinerja manajemen, yang merupakan perluasan nilai keuangan
dan diperkirakan manfaatnya. Konsekuensi dari memperkirakan penanda keuangan
sangat penting sehingga mitra dapat memahami status fungsional perusahaan dan
tingkat pencapaian perusahaan.
Kinerja keuangan merupakan indikator dalam mengevaluasi dan mengukur
kondisi keuangan perusahaan melalui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba (Pang et al., 2020). Kinerja keuangan perusahaan yang stabil merupakan daya
tarik bagi investor untuk menginvestasikan modal pada perusahaan, sehingga
menjaga kestabilan kinerja keuangan menjadi salah satu tujuan yang harus dicapai
perusahaan. Kinerja keuangan dapat ditunjukkan melalui laporan keuangan.
Informasi yang diungkapkan perusahaan pada laporan keuangan merupakan
perwujudan tanggung jawab manajemen kepada pemilik perusahaan dan sebagai
indikator keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan, serta sebagai bahan
dalam pertimbangan pengambilan keputusan bagi para pemangku kepentingan
(Wijaya, 2017).
Menurut Hery (2016:13) kinerja keuangan merupakan suatu usaha formal
untuk mengevaluasi efisiensi dan efektivitas perusahaan dalam menghasilkan laba
dan posisi kas tertentu. Dengan pengukuran kinerja keuangan dapat dilihat prospek
pertumbuhan dan perkembangan keuangan perusahaan dari mengandalkan sumber
daya yang dimilikinya. Perusahaan dikatakan berhasil apabila perusahaan telah
mencapai suatu kinerja tertentu yang telah ditetapkan.
Menurut Bastian (Handayani, 2013:6), kinerja adalah penggambaran suatu
tingkatan. Menyelesaikan pelaksanaan kegiatan/program/pendekatan untuk
memahami tujuan, tujuan, misi, dan visi perhimpunan yang dituangkan dalam
penyempurnaan rencana strategisnperusahaan (strategic plan).
Menurut Fahmi (2017:2), kinerja perusahaan merupakan suatu analisis yang
dilakukan guna mengetahui sejauh mana perusahaan sudah melaksanakan aturan
yang sudah ditetapkan terkait dengan penggunaan keuangan secara tepat dan benar.
Seperti dengan membuat suatu laporan yang telah memenuhi standar dan ketentuan
dalam SAK (Standar Akuntansi Keuangan) atau GAAP (General Acepted
Accounting Principle), dan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar