Laporan keuangan perusahaan yang disusun oleh perusahaan terdiri dari
beberapa jenis, tergantung pada maksud dan tujuan penyusunan laporan keuangan
itu. Setiap laporan keuangan memiliki arti tersendiri dalam memandang kondisi
keuangan perusahaan, baik sebagian maupun secara keseluruhan. Namun dalam
prakteknya perusahaan diharuskan untuk menyusun beberapa jenis laporan
keuangan sesuai dengan standar yang telah ditentukan, terutama untuk kepentingan
mereka sendiri atau untuk kepentingan orang lain.
Menurut Kasmir (2014:82), secara umum ada lima jenis laporan keuangan yang
bisa disusun, yaitu:
- Laporan Posisi Keuangan
Laporan Posisi Keuangan merupakan laporan yang menunjukkan posisi
keuangan perusahaan pada tanggal tertentu. Arti dari posisi keuangan
dimaksudkan adalah posisi jumlah dan jenis aktiva (harta) dan pasiva
(kewajiban dan ekuitas) suatu perusahaan. - Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi merupakan laporan keuangan yang menggambarkan
hasil usaha perusahaan dalam satu periode tertentu. Dalam laporan laba rugi
ini tergambar jumlah pendapatan dan sumber-sumber pendapatan yang
diperoleh. Kemudian juga tergambar jumlah biaya dan jenis-jenis yang
dikeluarkan selama periode tertentu. - Laporan Perubahan Modal
Laporan Perubahan Modal merupakan laporan yang berisi jumlah dan jenis
modal yang dimiliki pada saat ini. Kemudian, laporan ini juga menjelaskan
perubahan modal dan sebab-sebab terjadinya perubahan modal di
perusahaan. - Laporan Arus Kas
Laporan Arus Kas merupakan laporan yang menunjukkan arus kas masuk
dan kas keluar perusahaan. Arus kas masuk merupakan pendapatan atau
pinjaman dari pihak lain, sedangkan arus kas keluar merupakan biayabiaya
yang telah dikeluarkan perusahaan. Baik arus kas masuk maupun arus kas
keluar dibuat untuk periode tertentu. - Catatan Atas Laporan Keuangan
Catatan Atas Laporan Keuangan merupakan laporan yang dibuat berkaitan
dengan laporan keuangan yang disajikan. Laporan ini memberikan
informasi tentang penjelasan yang dianggap perlu atas laporan keuangan
yang ada sehingga menjadi jelas sebab penyebabnya. Tujuannya adalah agar
pengguna laporan keuangan dapat memahami jelas data yang disajikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar