Menurut Setiadi (2003) terdapat dua pendekatan yang dapat dipakai untuk
mempelajari loyalitas merek, yaitu: (1) pendekatan instrumental atau
pendekatan behavioral yang memandang bahwa pembelian yang konsisten
sepanjang waktu adalah menunjukkan loyalitas merek. Jadi, pengukuran
bahwa seorang konsumen itu loyal atau tidak dilihat dari frekuensi dan
konsistensi perilaku pembelian terhadap satu merek. Pengukuran loyalitas
konsumen dengan pendekatan ini menekankan pada perilaku masa lalu. (2) pendekatan yang didasarkan pada teori kognitif yang mana loyalitas
dinyatakan sebagai komitmen seorang konsumen terhadap merek yang
mungkin tidak hanya direfleksikan oleh perilaku pembelian yang terus
menerus. Konsumen mungkin sering membeli merek tertentu karena
harganya murah, dan ketika harganya naik, konsumen beralih ke merek lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar