Pada pembahasan teori inovasi pelayanan publik terdapat beberapa
faktor pendukung dan penghambat inovasi, dimana faktor-faktor
tersebut dapat dikaitkan juga pada konteks inovasi pelayanan
kesehatan. Menurut Ancok (2012:58) ada tiga faktor pendukung
inovasi dikaitkan penulis dalam inovasi pelayanan kesehatan, yakni
sebagai berikut:
1) Modal manusia, terdiri dari :
a) SDM yang memiliki ahli dalam bidang kesehatan. Sehingga
memudahkan dalam menyatukan tujuan, visi dan misi
untuk meningkatkan derajat kesehatan. Seperti contoh :
pelayanan pada imunisasi balita, balita tersebut akan
diberikan antibiotik oleh seorang petugas puskesmas. Hal
tersebut dalam pelaksanaanya, petugas yang memberikan
adalah mereka yang memiliki ilmu kesehatan.
b) Pemberdayaan karyawan kesehatan. Didalam bidang
kesehatan, masalah yang dihadapi lebih kompleks.
Sehingga perlunya pemberdayaan karyawan untuk selalu
memperbaharui akan ilmu kesehatan baik dalam teori
maupun prosesnya. Yaitu, melalui pendampingan khusus
dan pelatihan pada karyawan kesehatan dalam menggali
lebih dalam akan ilmu kesehatan
2) Modal kepemimpinan
Komitmen pimpinan berkontribusi pada pelayanan kesehatan.
Peran seorang pemimpin yang inovatif dalam menemukan
sebuah ide atau gagasan sangat diperlukan untuk pemeliharaan
kesehatan. Seperti contoh : seorang pemimpin mencanangkan
program gratis bagi ibu hamil untuk mengontrol keadaan
kandunganya dan lain-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar