Menurut Santoso (2003: 73) disebutkan bahwa: “distribusi frekuensi pada
prinsipnya adalah menyusun dan mengatur data kuantitatif yang masih mentah ke
dalam beberapa kelas data yang sama, sehingga setiap kelas bisa menggambarkan
karakteristik data yang ada.” Tujuan utama distribusi frekuensi adalah untuk
mengorganisasikan data secara sistematik ke dalam berbagai macam klasifikasi
tanpa mengurangi informasi yang ada dari data tersebut. Untuk data yang
jumlahnya cukup banyak, maka pembuatan distribusi frekuensi dapat dilakukan
dengan membagi data-data tersebut ke dalam beberapa kelas sesuai dengan nilainilai (hasil) data yang diperoleh, tetapi bila jumlah data relatif sedikit, maka
pembuatan distribusi frekuensi tidak perlu dilakukan dengan membagi ke dalam
berbagai macam kelas, sehingga data yang jumlahnya sedikit tersebut
digolongkan ke dalam data yang tidak berkelompok.
Untuk membuat daftar distribusi frekuensi dengan panjang kelas yang sama,
kita lakukan sebagai berikut:
(1) Tentukan rentang, rentang adalah data terbesar dikurangi data terkecil.
(2) Tentukan banyak kelas interval yang diperlukan. Banyak kelas sering biasa
diambil paling sedikit 5 kelas dan paling banyak 15 kelas, dipilih menurut
keperluan. Cara lain cukup bagus untuk n berukuran besar
misalnya, dapat menggunakan aturan Sturges,
(3) Tentukan panjang kelas interval p.
(4) Pilih ujung bawah kelas interval pertama. Untuk ini bisa diambil sama dengan
data terkecil atau nilai data yang lebih kecil dari data terkecil tetapi selisihnya
harus kurang dari panjang kelas yang telah ditentukan. Selanjutnya daftar
distribusi diselesaikan dengan menggunakan harga-harga yang telah dihitung.
(5) Membuat tabel distribusi frekuensi yang sesuai dengan jumlah kelas yang ada
serta kelas intervalnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar