Selasa, 30 Mei 2023

Faktor-faktor yang mempengaruhi Brand Loyalty


Pada dasarnya adanya factor-faktor yang dapat mempengaruhi loyalitas
merek (brand loyalty). Menurut Marconi (1993) faktor-faktor yang mempengaruhi
brand loyalty pada konsumen adalah:
a. Nilai harga dan kualitas merek.
Penurunan standar kualitas tentu akan mengecewakan konsumen,
terutama konsumen yang memiliki loyalitas yang tinggi terhadap merek
tersebut, begitupun dengan perubahan harga yang tidak layak. Brand
loyalty muncul ketika konsumen beranggapan bahwa harga yang dibayar
sudah sesuai dengan merek tersebut sepanjang pembelian yang telah
dilakukannya.
b. Reputasi dan karakteristik merek.
Merek yang memiliki reputasi yang diakui secara nasional bahkan
internasional, akanlebih dipercaya oleh konsumen. Konsumen hanya
melakukan pembelian yang didasarkan pada reputasi. Karakteristik
personal diadopsi oleh merek dalam kalimat-kalimat iklannya untuk
membangun kepribadian merek dan membangun jenis identifikasi merek
yang nantinya mengarah pada loyalitas merek.
c. Kenyamanan dan kemudahan mendapatkan merek.
Kenyamanan dan kemudahan mendapatkan merek merupakan faktor
penentu penting untuk membangun brand loyalty pada konsumen.
Terutama pada masyarakat yang cenderung menuntut, merek atau
perusahaan yang dapat berhasil adalah merek yang menawarkan
pembelian produk secara nyaman, dapat dibeli lewat telepon atau internet,
dapat dibayar dengan kartu kredit, dikirimkan dalam waktu yang layak,
dan dapat dikembalikan dengan mudah.
d. Kepuasan.
Kepuasan merupakan faktor penentu kenapa konsumen cenderung
menggantikan barang-barang mereka yang rusak atau yanglama dengan
barang-barang bermerek sama. Kepuasan konsumen sebagai salah satu
faktor penting yang mempengaruhi brand loyalty.
e. Pelayanan.
Pelayanan pasca jual yang buruk merupakan faktor utama dari tidak
terciptanya kepuasan konsumen yang positif, terutama jika merek atau
perusahaan tersebut tidak dapat memenuhi tingkat pelayanan yang
dijanjikannya. Merek yang secara kualitas tidak lebih baik pesaing lain
menawarkan harga rendah dapat menikmati keuntungan penjualan karena
kualitas pelayanan mereka yang baik.
f. Garansi atau jaminan.
Tidak semua konsumen memanfaatkan garansi atau jaminan dari merek
produk yang mereka beli, akan tetapi dengan adanya garansi atau jaminan,
maka hal ini menambah nilai terhadap merek tersebut.

Tidak ada komentar: