Selasa, 30 Mei 2023

Definisi Brand Image


Menurut Keller (2013) citra merek (brand image) merupakan cara untuk
menciptakan kesadaran akan merek dengan meningkatkan keakraban merek
melalui pemaparan secara berulang. Citra merek (brand image) membentuk
asosiasi yang kuat dengan kategori produk yang sesuai atau isyarat pembelian atau
konsumsi lain yang relevan dalam membangun ekuitas merek. Pemasar dapat
menekankan penciptaan citra merek ketika tingkat kesadaran merek memadai.
Menurut Kotler (2009) citra merek (brand image) adalah penglihatan dan
kepercayaan yang terpendam di benak konsumen, sebagai cerminan asosiasi yang
tertahan diingatan konsumen.
Menurut Tjiptono (2015) citra merek (brand image) adalah asosiasi atau
kepercayaan yang ada dalam benak konsumen untuk menjadi pembeda dari merek
yang lainnya seperti lambing, desain huruf, atau warna khusus. Citra merek juga
sebagai penglihatan dan kepercayaan yang terpendam dibenak konsumen. Citra
merek data diukur melalui tiga kategori:
a. Favorability of brand association menciptakan sikap yang positif jika
atribut dan manfaat merek tersebut dapat memuaskan kebutuhan dan
keinginan konsumen.
b. Strength of brand association terbentuk dari informasi yang masuk
kedalam ingatan konsumen dan bagaimana infornasi tersebut bertahan
sebagai bagian dari brand image.
c. Uniqueness of brand association merek yang unik dan menarik mampu
menimbulkan asosiasi yang kuat didalam pikiran pelanggan.
Berdasarkan dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa citra
merek (brand loyalty) merupakan hal penting bagi perusahaan. Konsumen
cenderung menjadikan citra merek (brand image) sebagai acuan sebelum
melakukan suatu pembelian produk atau jasa. Oleh karena itu, perusahaan harus
mampu menciptakan citra merek yang menarik yang menggambarkan manfaat
produk sehingga konsumen memiliki citra yang positif terhadap merek

Tidak ada komentar: