Istilah kinerja berasal dari kata job performance atau actual performance
(prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai seseorang). Ada beberapa
pendapat mengenai kinerja, seperti yang diungkapkan oleh Bernandin dan Russell
dalam Gomes (2003:135) bahwa:
“Kinerja merupakan catatan outcome yang dihasilkan dari
fungsi suatu pekerjaan tertentu atau kegiatan selama suatu
periode waktu tertentu”.
Pengertian dari para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa kinerja merupakan
hasil dari suatu pekerjaan yang dilakukan daalm sutu periode tertentu. Karena
definisi diatas belum lengkap mendeskripsikan definisi kinerja maka peniliti
selanjutnya akan menjelaskan definisi kinerja menurut Mangkunegara.
Kinerja menurut Mangkunegara dalam buku Manajemen Sumber Daya
Manusia Perusahaan (2001:67), yaitu :
Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang
dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugas yang dicapai sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan
kepadanya.
Berdasarkan uraian pendapat para ahli dapat peneliti simpulkan bahwa
pegawai yang memiliki kinerja yang tinggi sangat dibutuhkan oleh organisasi,
karena dengan memiliki pegawai yang memiliki kinerja yang tinggi akan dapat
membantu organisasi untuk mencapai tujuan dengan mudah serta dapat
mengembangkan dan mempertahankann eksistensi organisasi tersebut.
Lebih lanjut, Sedarmayanti (2013:260) memberikan pengertian mengenai
kinerja sebagai berikut:
Kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang
atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, sesuai dengan
wewenang dan tanggung jawab masing-masing, dalam rangka
upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal,
tidak melanggar hokum dan sesuai dengan moral maupun etika.
Pendapat dari para di atas dapat disimpulkan bahwa kinerja merupakan hasil
kerja yang dapat dicapai oleh pegawai dalam melaksanakan fungsinya sesuai
dengan wewenang dan tanggung jawab yang telah diberikan kepadanya dalam
periode waktu tertentu.
Berdasarkan pengertian diatas, menunjukan bahwa kinerja adalah suatu hasil
kerja yang dihasilkan seorang pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya. Hasil
kerja yang dicapai oleh pegawai tersebut dinilai berdasarkan kualitas, kuantitas, dan
waktu yang dibutuhkan dalam penyelesaian pekerjaan yang dikerjakan berdasarkan
kemampuan, keterampilan, kesungguhan yang dimiliki pegawai, dan biasanya
pegawai yang memiliki kinerja tinggi akan selalu dapat diandalkan dan memiliki
sikap bertanggung jawab, memiliki tingkat kehadiran yang tinggi dan selalu
berpartisipasi dalam segala kegiatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar