“Strategic Leadership on CEOs are needed to get an effective strategy
competitiveness” (Rothaerment, 2015). Dalam Rothaerment (2015) CEO yang
memiliki kepemimpinan stratejik memiliki kemampuan dalam memilih strategi
yang sesuai dengan kebutuhan perusahaannya, karena pemimpin yang memiliki
kepemimpinan stratejik lebih sering berhubungan langsung dengan bawahan,
sehingga paham akan kemampuan dari perusahaannya sendiri.
Sedangkan menurut Dess et al. (2008) “executives whose vision and mission
enable their organizations to achieve competitive advantage demonstrate of
Strategic Leadership. The behaviour and styles of executives that influence other
to achieve the organization vision and mission by effective strategy”.
Tidak jauh berbeda, dalam tahapan manajemen strategi proses manajemen
strategi terdiri dari tiga tahap: perumusan strategi, implementasi strategi, dan
evaluasi strategi (David, 2008)
1. Perumusan Strategi Keputusan perumusan strategi mengikat suatu
organisasi pada produk, pasar, sumber daya, dan teknologi spesifik
selama periode waktu tertentu. Perumusan strategi termasuk memutuskan
bisnis baru apa yang perlu dimasuki, bisnis apa yang harus dihentikan,
bagaimana mengalokasikan sumberdaya, apakah memperluas operasi
atau diversifikasi, apakah akan memasuki pasar internasional, apakah
akan melakukan merjer atau membentuk usaha patungan, dan bagaimana
menghindari pengambilalihan perusahaan pesaing. Dalam hal ini
dibutuhkan pemimpin yang memiliki kepemimpian stratejik, tanggap
terhadap kebutuhan strategi perusahaan.
2. Implementasi Strategi sering disebut juga tahap melakukan tindakan
dalam manajemen strategi. Melakukan implementasi berarti,
mengarahkan atau menggerakkan manajer-manajer dan karyawankaryawan untuk menerapkan strategi yang telah diformasikan ke dalam
sebuah tindakan nyata. Strategi implementasi memiliki tiga tindakan
dasar yaitu: membuat tujuan tahunan, membuat kebijakan dan
mengalokasikan sumberdaya.
3. Evaluasi Strategi Tahap terakhir di dalam manajemen strategi adalah
evaluasi strategi. Semua strategi-strategi dapat dimodofikasi di masa
yang akan datang, sebab faktor eksternal dan internal selalu berubah. Di
dalam evaluasi strategi terdapat tiga tindakan dasar yaitu : melihat
kembali faktor-faktor internal dan eksternal untuk dasar penerapan
strategi saat ini, mengukur kinerja perusahaan mengambil tindakan
pengkoreksian. Evaluasi strategi dibutuhkan karena, keberhasilan saat ini
adalah bukan merupakan jaminan untuk berhasil di hari esok.
Sabtu, 24 September 2022
Hubungan Kepemimpinan Stratejik terhadap Strategi Bersaing (skripsi, tesis, dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar