Employee Engagement (keterikatan karyawan) merupakan bentuk
hubungan emosional dan intelektual yang dimiliki oleh karyawan terhadap
pekerjaannya, organisasi, manajer, atau rekan kerja (Gibbons, 2006). Keterikatan
karyawan merupakan sikap positif yang ditunjukkan karyawan terhadap organisasi
dan nilai perusahaan. Seorang karyawan yang memiliki keterikatan akan lebih
memiliki kesadaran terhadap bisnis organisasi dan mampu bekerja sama untuk
meningkatkan kinerja untuk keuntungan organisasi (Robertson dan Cooper, 2010).
Gibbons (2006) menunjukkan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi
keterikatan karyawan, antara lain:
1. Kepercayaan dan integritas. Hal ini adalah terkait dengan sejauh mana
kepemimpinan organisasi dianggap peduli terhadap karyawan,
mendengarkan dan menanggapi pendapat mereka.
2. Sifat pekerjaan. Sifat pekerjaan merupakan kondisi sejauh mana
keterlibatan karyawan dan otonomi karyawan dalam bekerja.
3. Hubungan antara kinerja individu dan perusahaan. Hubungan ini
menunjukkan sejauh mana karyawan memahami tujuan perusahaan,
tingkat kinerja saat ini, dan bagaimana karyawan memberikan kontribusi
terbaik.
4. Peluang pertumbuhan karier. Peluang pertumbuhan karier merupakan
kondisi sejauh mana karyawan memiliki peluang untuk "pertumbuhan
karier dan promosi" atau memiliki jalur karier yang jelas.
5. Kebanggaan perusahaan. Hal ini terkait dengan sejauh mana karyawan
mendapatkan harga diri dari pekerjaan mereka.
6. Rekan kerja/anggota tim. Kondisi merupakan sikap dan perspektif rekan
kerja terhadap pekerjaan dan perusahaan mereka.
7. Pengembangan karyawan. Hal ini adalah terkait dengan sejauh mana upaya
dilakukan untuk mengembangkan keterampilan karyawan.
8. Hubungan pribadi dengan manajer seseorang, yang merupakan kondisi
sejauh mana karyawan tersebut menghargai hubungan ini.
Faktor-faktor tersebut di atas mencerminkan filosofi manajemen secara
keseluruhan, yaitu integritas manajer di semua tingkat organisasi, perlakuan
karyawan dengan hormat, komunikasi secara efektif, keterlibatan karyawan dalam
pengambilan keputusan, dan timbulnya kebanggaan dalam pekerjaan karyawan.
Employee engagement adalah bentuk sikap positif karyawan terhadap
organisasi. Seorang karyawan yang memiliki keterikatan (employee engaged)
memiliki kesadaran atau komitmen terhadap lingkungan bisnis organisasi, dan
mampu bekerja dengan orang lain untuk meningkatkan kinerja untuk kepentingan
organisasi. Wujud dari employee engagement dapat dilihat dari rasa memiliki
pekerjaan, perasaan bangga, usaha yang lebih dari biasanya, dan semangat dalam
menyelesaikan pekerjaan (Endres dan Smoak, 2008). Keadaan ini membawa
karyawan pada suatu keadaan pemenuhan diri yang positif, sehingga
menumbuhkan rasa memiliki dan pada akhirnya karyawan akan merasa sulit untuk
melepaskan diri dengan pekerjaan (Field dan Buitendach, 2011). Dampak sikap
positif karyawan terhadap organisasi adalah karyawan yang memiliki loyalitas yang
tinggi (Robertson dan Cooper, 2010).
Sabtu, 24 September 2022
Pengertian Employee Engagement (skripsi, tesis, dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar