Sabtu, 24 September 2022

Malcolm Baldrige Criteria (skripsi, tesis, dan disertasi)


Malcolm Baldrige Criteria merupakan sistem manajemen kualitas formal yang
berlaku di Amerika Serikat, diciptakan pertama kali pada saat US Congress pada
tahun 1987 sebagai penghormatan kepada Malcolm Baldrige, Commerce
Department Secretary. Baldrige sendiri adalah menteri perdagangan Amerika
Serikat (1981-1987) di era Presiden Ronald Reagan yang memiliki berkontribusi
besar pada peningkatan mutu dalam berbagai aspek jangka panjang di Amerika
Serikat (Gaspersz, 2007:195-196). Pada setiap tahunnya Malcolm Baldrige
memberikan Award terhadap organisasi yang mengimplementasikan Malcolm
Baldrige Criteria untuk sebuah keunggulan kinerja yang ada di perusahaan.
Penghargaan ini dikelola oleh Lembaga Standar dan Teknologi Nasional (The
National Institute of Standard and Technology).
Kerangka Baldrige dalam pelaksanaannya dapat membantu mengelola
semua komponen organisasi sebagai kesatuan yang utuh, sehingga rencana, proses
dan tindakan organisasi dapat konsisten. Blok bangunan sistem adalah kriteria 
Baldrige untuk Keunggulan Kinerja, nilai dan konsep inti, dan pedoman penilaian.
Tujuan kerangka Baldrige adalah untuk membantu organisasi yang diwakili oleh
tujuh aspek penting dalam pengelolaan dan pelaksanaan sebagai sebuah organisasi
(National Institute Of Standart And Technology (NIST), 2015):
1. Kepemimpinan
2. Strategi
3. Pelanggan
4. Pengukuran, analisis, dan manajemen pengetahuan
5. Tenaga Kerja
6. Operasi
7. Hasil
Baldrige mempromosikan perspektif sistem yang berarti mengelola semua
komponen organisasi sebagai kesatuan yang utuh untuk mencapai kesuksesan yang
berkelanjutan. Blok bangunan sistem dan mekanisme pengintegrasian adalah nilai
dan konsep inti, ketujuh kategori yang saling terkait dan pedoman penilaian.
Baldrige memiliki dampak nasional dan global sehingga kerangka dan kriteria
Baldrige dapat memainkan tiga peran dalam memperkuat daya saing (Sadikin,
2005:3) :
1. Membantu meningkatkan kapabilitas dan kinerja organisasi..
2. Memfasilitasi komunikasi dan berbagi informasi praktik terbaik diantara
semua jenis organisasi.
3. Menyediakan working tools untuk pemahaman dan pengelolaan kinerja, serta
program perencanaa dan pelatihan.

Tidak ada komentar: