Pada dasarnya dalam mengeola rantai pasokan bukanlah hal yang
mudah, dibutuhkan ketelitian dan kedisiplinan dalam menjalankan
proses operasionalnya. Dalam pelaksanaan manajemen rantai pasokan,
pasti ada target, sasaran, atau sesuatu yang diharapkan untuk dicapai.
Oleh karena itu, dibutuhkan pengelolaan kinerja rantai pasok yang baik
dan terintegrasi. Tanpa pengelolaan yang baik dan terintegrasi, maka
perbaikan yang dilakukan kemungkinan besar tidak berpengaruh
terhadap kinerja rantai pasok menjadi lebih baik. Berikut penjelasan
lebih dalam mengenai definisi kinerja dan pengelolaan kinerja rantai
pasokan dikutip dari beberapa literatur.
Menurut Heizer dan Rander (2010), pengelolaan rantai pasokan
yang sukses adalah dimulai dengan kesepakatan tujuan bersama, diikuti
dengan kepercayaan bersama, dan dilanjutkan dengan budaya
organisasi yang sejalan.
1) Kesepakatan tujuan bersama
Sebuah rantai pasokan yang terintegrasi memerlukan kerjasama
yang baik dalam hubungan dengan anggotanya. Anggota rantai
pasokan harus menghargai bahwa satu-satunya pihak yang
menanamkan modal pada sebuah rantai pasokan adalah
pelanggan akhir. Oleh karena itu, perlu pemahaman timbal balik
mengenai misi, strategi, dan sasaran dari organisasi. Rantai
pasokan yang terintegrasi menambah nilai ekonomi dan
memaksimalkan isi total produk.
2) Kepercayaan bersama
Kepercayaan merupakan hal penting dalam rantai pasokan yang
efektif dan efisien. Anggota rantai pasokan harus masuk ke dalam
hubungan dan saling berbagi informasi. Hubungan yang
dibangun berdasar saling percaya. Hubungan antar pemasok
cenderung akan berhasil, jika risiko dan penghematan biaya
dibagi. Aktivitas seperti penelitian konsumen, analisis penjualan,
prediksi, dan perencanaan produksi merupakan aktivitas bersama.
3) Budaya organisasi yang sejalan
Sebuah hubungan yang positif diantara organisasi pembeli dan
pemasok dengan budaya organisasi yang sesuai, dapat menjadi
keuntungan nyata dalam membuat rantai pasokan menjadi lebih
baik. Dalam aktifitas operasional, sering kali tidak bisa terlepas
dengan integritas rantai pasokan mulai dari pengadaan bahan
baku sampai pengiriman kepada konsumen. Oleh karena itu untuk
mengelola rantai pasokan dibutuhkan kesepakatan tujuan
bersama, diikuti dengan kepercayaan bersama, dan dilanjutkan
dengan budaya organisasi yang sejalan.
Sabtu, 24 September 2022
Mengelola Rantai Pasokan (skripsi, tesis, dan disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar