Manajemen merupakan unsur yang menentuan dalam menggerakkan serta
mengendalikan proses kegiatan administrasi dalam pencapaian tujuan. Oleh karena
itu, pelaksanaan administrasi Negara dapat terwujud apabila terdapat kegiatan
aktivitas manajemen yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, bimbingan,
dan pengarahan, koordinasi, kontrol dan komunikasi.
Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan
ini dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi
manajemen. Hasibuan (2011:2) mengatakan bahwa :
“Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses
pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber
lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan
tertentu”.
Karena definisi diatas belum lengkap mendeskripsikan definisi manajemen
maka peniliti selanjutnya akan menjelaskan definisi manajemen manajemen
menurut Stoner.
Stoner dalam Handoko (2009:2) memberikan batasan manajemen sebagai
berikut:
Manajemen secara harfiah adalah proses perencanaan,
pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian upaya
anggota organisasi dan penggunaan seluruh sumber daya
organisasi lainnya demi tercapainya tujuan organisasi yang
telah ditetapkan.
Berdasarkan beberapa pegertian manajemen diatas peneliti menyimpulkan
bahwa manajemen merupakan suatu proses serangkaian kegiatan yang diarahkan
pada pencapaian tujuan melalui kerjasama dan pemanfaatan semaksimal mungkin
20
sumber daya yang ada. Manajemen bersifat ilmu, artinya kumpulan pengetahuan
yang telah disistematikan dan diorganisasikan untuk mencapai kebenaran yang
umum sebagaimana layaknya ilmu lainnya. Bersifat seni berarti adanya
keterampilan, keahlian, kemahiran dan kemampuan dalam mengaplikasikan ilmu
untuk mencapai tujuan.
Fungsi manajemen sebagaimana diketahui adalah tugas-tugas yang harus
dilaksanakan dan merupakan kegiatan manajemen. Adapun fungsi-fungsi
manajemen menurut beberapa ahli antara lain: Terry yang dikutip oleh
Handayaningrat (1985:25), mengklasifikasikan fungsi-fungsi manajemen terdiri
atas:
1. Perencanaan (planning)
2. Pengorganisasian (organizing)
3. Penggerakan pelaksanaan (actuating)
4. Pengawasan (controlling)”.
Selanjutnya F. Mee dalam Handayaningrat (1985:26) menyebutkan fungsi
manajemen sebagai berikut:
1. Perencanaan (planning) adalah proses pemikiran yang
matang untuk dilakukan dimasa yang akan datang dengan
menentukan kegiatan-kegiatannya.
2. Pengorganisasian (organizing) adalah seluruh proses
pengelompokan orang-orang, peralatan, kegiatan, tugas,
wewenang dan tanggung jawab, sehingga merupakan
organisasi yang dapat digerakkan secara keseluruhan dalam
rangka tercapainya tujuan yang telah ditentukan.
3. Pemberian motivasi (motivating) adalah seluruh proses
pemberian motif (dorongan) kepada karyawan untuk
bekerja lebih bergairah, sehingga mereka dengan sadar mau
bekerja demi tercapainya tujuan organisasi secara berhasil
guna dan berdaya guna.
4. Pengawasan (controlling) adalah proses pengamatan
terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi untuk
21
menjamin agar semua pekerjaan dapat berjalan sesuai
dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar