Banyak terdapat model fungsi keoanggotaan yang dipakai dalam
aplikasi taksiran suatu nilai Fuzzy diantaranya adalah fungsi s, fungsi
II, fungsi trapezoidal, fungsi setiga (triangular), dan fungsi exponential.
Dari kelima bentuk fungsi keanggotaan yang dijelaskan diuraikan diatas, fungsi
keanggotaan yang sering dipakai dalam aplikasinya adalah fungsi T atau lebih
dikenal dengan Triangular Fuzzy Number.
Fuzzy
number merupakan spesial fuzzy set F = { (x . mx (x) ) , x ÎR} dimana nilai x ke dalam
garis nyata R1 : - ¥ < x
< + ¥ dan mx (x)
adalah pemetaan kontinyu dengan interval tertutup [0,1]. Fuzzy Number digunakan untuk mengatasi konsep numeric yang tidak pasti seperti ‘mendekati 7’, ‘sekitar 8 sampai
9’, ‘kira-kira 5’ dan sebagainya.
Triangular
Fuzzy Number dinotasikan sebagai M = (a, b, c) dimana a<
b < c (Chen and Hwang), merupakan spesial fuzzy number yang menggambarkan fuzzy set atau konsep M =
‘mendekati b’. Fungsi keanggotaannya sebagai berikut
mM (x) = 0 Jika
x £ a atau x ³ c
mM (x) = (x – a) / (b – a) Jika
a £ x £ b
mM (x) = (c – x) / (c – b) jika
b £ x £ c
Sebagai contoh jika pelanggan memberi
rating sebesar 7 untuk faktor W1 yang berarti bahwa W1 adalah
‘penting’. Kemudian bisa dibuat triangular fuzzy number Mi =
‘mendekati 7’ = (6,7,8) yang dipresentasikan dengan fungsi keanggotaan sebagai
berikut :
mM (x) = 0 Jika x £ 6 atau x ³ 8
mM (x) = x - 6 Jika 6 £ x £ 7
mM (x) = 8 – x jika
7 £ x £ 8
Dapat diartikan bahwa nilai
keanggotaan atau ‘kemungkinan’ bahwa W1 diberi rating 7 adalah MM7(7)
= 1, kemungkinan bahwa W1 diberi rating lebih rendah yaitu 6 ½ atau
rating lebih tinggi yaitu 7 ½ adalah mungkin (dapat diterima) hingga tingkat
50%.
Menurut Dubois dan Prade (1980), Fuzzy
Number merupakan Fuzzy Set khusus
f = {(X), XeR1}, dimana x membawa nilai
yang dimilikinya kedalam garis real R1 : - ¥ < x < + ¥,
sedangkan Mf (x) adalah penggambaran kontinyu dari R1 pada interval
terdekat dari [0,1].
Menurut Tzung – Pei Hong dan Jyh – Bin Chen di dalam jurnalnya. “Processing
Individual Fuzzy Attributes for Fuzzy Rule Induction” dijelaskan bahwa
Fuzzy system secara otomatis akan dapat menyusun fungsi keanggotaanya dengan
dasar dari data numeric yang telah dibangun sebelumnya. Setiap fungsi keanggotaan yang innisial dibangun
dari setiap interval variabel linguistic. TFNs digunakan di sini untuk menggambarkan Fuzziness setiap
interval. Sebuah fungsi keaanggotaan triangular dapat di definisikan
sebagai (a, b, c)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar