Untuk
melihat pola pembentuk pertumbuhan ekonomi diperlukan suatu penghitungan dan
analisis yang mengakomodir kontribusi investasi serta penambahan tenaga kerja
dan produktifitasnya pada pertumbuhan ekonomi. Peningkatan produktifitas harus
menjadi prioritas sehingga ekonomi suatu daerah memilki fondasi yang mantap dan
stabil. Hal ini akan semakin diperlukan manakala terjadi krisis ekonomi. Salah
satu indikator yang dapat menjelaskan pola tersebut adalah pengukuran produktifitas
yang disebut sebagai Produktifitas
Total Faktor (PTF). Indikator PTF mengkuantitatifkan produktifitas dari
kondisi kualitatif produktifitas tenaga kerja. Dengan penghitungan PTF dapat diketahui
berapa besar kontribusi faktor peningkatan balas jasa tenaga kerja, peningkatan
investasi serta peningkatan produktifitas terhadap pertumbuhan ekonomi. Produktifitas Total Faktor (PTF) menggambarkan sejauh mana Capital dan Labour
dapat bersinergi sehingga dapat menghasilkan output yang maksimal.
Rumus
yang dipakai diturunkan dari translog production function yang disesuaikan
untuk interval waktu diskrit dengan merata-ratakan angka dua tahun yang
berurutan. Model memasukkan dua faktor (kapital dan tenaga kerja):
Qt = At F(Kt,Lt) ………………………(6)
Rumus untuk penghitungan PTF
diturunkan dari translog production
function sebagai
berikut:
lnQt = ln α0 + αt T + αk lnKt +αl lnLt + ½ βkk(lnKt)
+ βkl lnKtlnLt +1/2βll(lnLt)
+ βkTTlnKt + βTl TlnLt +1/2
βTT T
………….. (7)
Turunan persamaan (7) terhadap waktu
diperoleh
Qt* = αt + αkKt* + αlLt* + βkk(lnKt)Kt*
+βlk(Kt*lnLt + Lt*lnKt)
+ βll(lnLt)Lt*+ βkT(TKt*
+ lnKt) + βlT(TLt* + lnLt) + βTT T…..(8)
dimana *
pertumbuhan instan dari peubah yang bersangkutan.
Selanjutnya
dapat ditunjukkan bahwa:
Q*t = TFPt* + SkKt* + SlLt*……......(9)
Karena
tingkat perubahan TFP dalam persamaan (4) merupakan tingkat perubahan instan
untuk interval waktu distrit, dihitung rata-rata untuk dua waktu
yang berturutan
TFPGt = ½(TFPt* + TFPt-1*)
=
(lnQt-lnQt-1)–½(Skt+Skt-1)(lnKt-lnKt-1)–½(Slt+Slt-1)(lnLt-lnLt-1)………………………………..(10)
dimana (lnXt-lnXt-1) menunjukkan
pertumbuhan eksponensial dari X (modal dan
tenaga kerja), dan rata-rata
bergerak dua tahun dari kontribusi pendapatan modal dan tenaga kerja, ini yang
digunakan dalam estimasi PT
Secara ringkas rumus persamaan (10) dapat
dituliskan sebagai berikut:
Qt
= TFP* + St Kt* + St Lt*………………………(11)
Dimana Qt =
Pertumbuhan Output
TFP* =
Kontribusi Pertumbuhan Produktifitas
Total Faktor (PTF)
St Kt* = Kontribusi Pertumbuhan Kapital
St Lt* = Kontribusi Pertumbuhan Tenaga Kerja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar