Beberapa aspek-aspek dalam strategi koping sangat perlu diketahui.
Berikut penjelasan masing-masing aspek Srategi Koping menurut Hakim &
Rahmawati (2015):
a. Keaktifan diri
Dapat digambarkan suatu tindakan yang berguna untuk mencoba
menghilangkan atau mengelabuhi penyebab stres dan juga bisa disebut
memperbaiki akibatnya dengan cara langsung. Sebagai contoh adalah
individu yang mempunyai penyakit DM, seseorng tersebut sadar bahwa
mempunya penyakit DM maka dari itu bentuk keaktifan dirinya adalah
dengan melakukan kontrol rutin dan melakukan pembatasan makanan
yang harus dihindari pasien DM.
b. Perencanaan
Dalam perencanaan ini individu melakukan hal yaitu berpikir tentang
bagaimana mengatasi penyebab stress, dimana individu tersebut mampu
merancang strategi untuk apa saja yang akan dilakukan (bertindak),
memikirkan secara matang bagaimana langkah-langkah yang akan diambil
untuk menyelesaikan atau menangani suatu masalah yang akan di
hadapinya.
c. Kontrol diri
Suatu kemampuan untuk menyusun, membimbing, mengatur dan
mengarahkan bentuk perilaku yang dapat membawa individu ke arah
konsekuensi positif. Selain itu kontrol diri juga menggambarkan
keputusan individu yang melalui pertimbangan kognitif untuk
menyatukan perilaku yang telah disusun untuk meningkatkan hasil
d. Mencari dukungan sosial yang bersifat instrumental
Individu dengan cara tersebut diartikan bahwa dukungan sosial sangatlah
berguna bagi individu tersebut. Contoh dalam hal ini adalah dengan
menerima nasihat yang diberikan orang lain, menerima berbagai informasi
dengan baik dan bantuan berupa apapun yang diberikan oleh orang lain.
e. Mencari dukungan sosial yang bersifat emosional
Berbeda dengan dukungan social yang bersifat instrumental, dalam
dukungan social yang bersifat emosional ini individu lebih memerlukan
dukungan berupa dukungan moral, simpati dari orang lain serta
pengertian tentang bagaimana masalah tau stress yag dirasakannya.
f. Penerimaan
Diartikan sebagai suatu sikap memandang diri sendiri sebagaimana
adanya dan memperlakukannya secara baik disertai rasa senang serta
bangga sambil terus mengusahakan kemajuannya. Dimana ketika individu
tersebut memiliki masalah yang membuat dirinya begitu merasakan stress
tetapi keadaan memaksa dirinya untuk mengatasi dan menyelesaikan
masalah tersebut.
g. Religiusitas
Apabila individu memiliki masalah yang kadangkala bisa membuatnya
sampai stress secara berlebihan, namun individu tersebut mempunyai cara
atau sikap tersendiri dalam menenangkan dan mengatasi masalah dirinya
melalui beribadah atau melakukan hal-hal yang bersifat religious atau
keagamaan.
Jumat, 04 November 2022
Aspek-aspek Strategi koping (skripsi, tesis, disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar