Senin, 21 November 2022

Aspek Prokrastinasi (skripsi, tesis, dan disertasi)

Ferrari (dalam Surijah & Sia, 2007) menjelaskan bahwa prokrastinasi memiliki empat aspek, antara lain :a.Perceived Time (Menunda Waktu) Maksud dari aspek ini adalah seseorang yang melakukan prokrastinasi adalah orang-orang yang gagal menepati deadline.Orang yang melakukan prokrastinasi berorientasi pada masa sekarang dan tidak mempertimbangkan masa mendatang, sehingga hal ini dapat mengakibatkan orang tersebut gagal dalam memprediksi waktu yang dibutuh untuk mengerjakan tugasnya. b.Intention Action Gap (Celah antara Keinginan dan Perilaku) Aspek ini menjelaskan celah antara keinginan dan perilaku. Perbedaan antara keinginan dengan perilaku terwujud dalam kegagalan seseorang merngerjakan tugasnya walau orang tersebut menginginkan untuk mengerjakannya, namun orang tersebut mempunyai kesulitan dalam mengerjakan tugasnya sesuai dengan batas waktu yang diberikan. c.Emotional Distress (Emosi yang Dirasakan) Maksud dari aspek ini adalah munculnya perasaan yang tidak nyaman saat melakukan prokrastinasi. Seseorang yang melakukan prokrastinasi pada mulanya akan bersikap tenang karena merasa waktu yang tersedia masih banyak, dan saat batas waktu sudah dekat orang yang melakukan prokrastinasi akan merasa cemas karena tugas yang diberikan belum selesai. d.Perceived Ability (Kemampuan yang Dirasakan) Aspek ini menjelaskan bahwa seseorang yang melakukan prokrastinasi disebabkan karena orang tersebut merasa ragu terhadap kemampuan yang dimilikinya. Hal ini ditambah dengan rasa takut akan gagal yang menyebabkan orang tersebut menyalahkan dirinya sebagai seseorang yang tidak mampu. Untuk terhindar dari perasaan-perasaan tersebut, orang tersebut akan menghindari tugas-tugas yang telah diberikannya karena takut mengalami kegagalan.

Tidak ada komentar: