Penggabungan model TTF dan UTAUT telah dilakukan oleh beberapa peneliti. Penelitian untuk menguji model integrasi TTF-UTAUT sebelumnya juga telah dilakukan oleh Dishaw pada tahun 2004 dengan responden mahasiswa dari beberapa kelas penelitian pemasaran, sistem analis, programer, dan manajemen operasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model secara terpisah dan penggabungan kedua model, hasilnya kombinasi kedua model menghasilkan penjelasan yang lebih mendalam dalam mengetahui perilaku pengguna untuk menggunakan sistem informasi.
Penelitian ini dikembangkan lagi oleh Pai dan Tu pada tahun 2011 dengan menggunakan model integrasi TTF-UTAUT untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan sistem Customer Relationship Management (CRM) di industri pelayanan distribusi Taiwan. Dalam penelitiannya, Pai dan Tu meneliti pengaruh Behavioural Intention dari penggunaan sistem CRM yang dipengaruhi oleh ketiga faktor kunci yaitu Performance Expectancy, Effort Expectancy dan Social Expectancy serta faktor Task Characteristics and Technology Characteristics dari TTF terhadap Task-Technology Fit yang berpengaruh tidak langsung kepada Behavioural Intention. Pada hasil penelitian tersebut diketahui bahwa penentuan perilaku pengguna terhadap sistem CRM (User Behaviour) akan dipengaruhi oleh faktor Behavioural Intention dan Facilitating Conditions yang ada.
Selain itu, peneliti lain juga menggunakan metode gabungan TTF-UTAUT (Zhou dkk., 2010) dalam penelitiannya tentang pengintegrasi model TTF dan UTAUT untuk menjelaskan adopsi pengguna mobile banking. Penggabungan kedua metode ini dipilih karena beberapa alasan. Pertama, penelitian yang dilakukan pada adopsi pengguna mobile banking selama ini masih berfokus pada persepsi pengguna terhadap teknologi dan jarang yang mempertimbangkan efek dari kesesuaian tugas dan teknologi. Kedua, penelitian ini menemukan bahwa kesesuaian tugas dan teknologi tidak hanya mempengaruhi adopsi pengguna tetapi juga mempengaruhi kinerja yang diharapkan. Hal ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan faktor kesesuaian tugas dan teknologi. Terakhir, dibandingkan dengan penggunaan individu antara model TTF dan model UTAUT, model gabungan antara TTF dan UTAUT menjelaskan perilaku adopsi pengguna yang lebih bervariasi. Hal ini menunjukkan kelebihan dari penggabungan kedua model tersebut. Penelitian ini berfokus pada penjelasan adopsi pengguna dari persepsi teknologi seperti perceived usefulness, perceived ease of use, interactivity, relative advantage, dan task technology fit.
Model integrasi TTF-UTAUT ini dapat memberikan penjelasan tingkat penerimaan pengguna terhadap teknologi dari sisi pengguna (user), lingkungan (social) dan teknologi. Seperti yang telah terlihat pada gambar 2.3, model ini melibatkan delapan variabel yang terdiri dari task characteristics (karakteristik tugas) technology characteristics (karakteristik teknologi), task technology fit (kesesuaian tugas-teknologi), performance expectancy (kinerja yang diharapkan), effort expectancy (tingkat kemudahan yang diharapkan), social influence (pengaruh sosial), facilitating conditions (kondisi fasilitas yang ada) dan user adoption (penerimaan pengguna
Sabtu, 26 November 2022
Model Integrasi TTF-UTAUT (skripsi, tesis, disertasi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar