Kecemasan dibagi menjadi beberapa jenis. Menurut Spilberger (dalam
Triantoro Safaria & Nofrans Eka Saputra, 2012) menjelaskan kecemasan dalam dua bentuk, yaitu:
a. Trait anxiety
Setiap individu mempunyai intensitas rasa cemas tersendiri. Trait anxiety
adalah suatu respon terhadap situasi yang mempengaruhi tingkat
kecemasannya. Individu yang memiliki trait anxiety tinggi, maka ia akan lebih
cemas dibandingkan dengan individu yang trait anxietynya rendah.
b. State anxiety
Kondisi emosional setiap dalam merespon suatu peristiwa berbeda. State
anxiety adalah respon individu terhadap suatu situasi yang secara sadar
menimbulkan efek tegang dan khawatir yang bersifat subjektif.
Menurut Freud (dalam Nida, 2014), kecemasan mempunyai tiga bentuk:
a. Kecemasan neurosis
Kecemasan neurosis dipengaruhi oleh tekanan id. Kecemasan ini muncul
karena pengalaman pada suatu objek yang menurutnya berbahaya sehingga
menimbulkan bayangan-bayangan yang membuatnya merasa terancam.
b. Kecemasan moral
Moral anxiety adalah kecemasan yang disebabkan adanya konflik antara
ego dan superego. Moral anxiety mucul ketika individu merasa bersalah, yaitu
ketika ia melanggar norma moral ataupun tidak sesuai dengan nilai moral
yang ada sehingga ia mendaptkan hukuman dari superego.
c. Kecemasan realistik
Kecemasan ini dikenal sebagai kecemasan yang objektif sebagai reaksi
dari ego yang terjadi setelah ia mengalami situasi yang membahayakan.
Kecemasan realistik merupakan rasa takut akan adanya bahaya-bahaya nyata
yang berasal dari dunia luar
Selasa, 01 Februari 2022
Jenis Kecemasan (skripsi dan tesis)
Label:
Judul Kedokteran,
Judul Keperawatan,
Kedokteran,
Keperawatan,
Konsultasi Skripsi,
Konsultasi Skripsi Jogja,
konsultasi skripsi yogyakarta,
Konsultasi Tesis,
konsultasi tesis jogja,
konsultasi tesis yogyakarta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar