Jumat, 25 Februari 2022

Iklan (skripsi, tesis, dan disertasi)

Arens dalam Junaedi (2013: 109) mengungkapkan bahwa “Iklan sebagai struktur dan komposisi komunikasi informasi yang bersifatnonpersonal, umumnya dilakukan dengan berbayar yang dicirikandengan persuasif, berisi tentang produk (barang, jasa, dan ide) yangdiidentifikasikan sebagai sponsor melalui berbagai media.”

Lebih lanjut Junaedi (2013: 110) menjelaskan bahwa komponen-komponen dalamdefinisi tentang iklan yaitu :

  1. Suatu bentuk komunikasi. Secara aktual, iklan dibentuk dengansangat terstruktur dari komunikasi verbal maupun non verbalyang disusun untuk memenuhi format waktu dan ruang yangspesifik yang ditentukan oleh pihak sponsor.
  2. Iklan diarahkan pada kelompok khalayak dan bukan ditujukanpada individu tertentu. Dikarenakan tujuan yang lebihmengarah pada kelompok inilah iklan lebih bersifat nonpersonal atau merupakan bentuk dari komunikasi massa.

Junaedi (2013: 111) mengungkapkan bahwa “Iklan harusmenggunakan medium untuk mencapai khalayak. Medium iklanadalah media yang dibayar oleh pemasang iklan untuk meletakaniklannya sehingga mampu menjangkau khalayak luas, dari mediuminilah dikenal berbagai bentuk iklan yang digunakan, seperti iklanradio, televisi, koran, iklan luar ruang dan sebagainya.”

Adapun tujuan periklanan menurut Shimp dalam Mahanani (2003:357) adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan informasi (Informing)

Iklan berfungsi menginformasikan mengenai ciri-ciri produkserta kegunaannya.membuat konsumen menyadari adanyaproduk.

  1. Membujuk dan mempengaruhi (Persuading)

Terkadang bujukan tersebut mengambil bentuk dengan cara mempengaruhi permintaan primer (Primary Demand), yaitu menciptakan permintaan bagi seluruh kategori produk. Tetapi yang lebih sering, iklan berusaha iklan berusaha untuk membangun permintaan sekunder (Secondary Demand), yaitu permintaan terhadap merek dari produk perusahaan harus dapat membujuk konsumen untuk mencoba.

  1. Mengingatkan (Reminding)

Iklan juga dapat menjaga agar merek perusahaan tetap segardalam ingatan konsumen.

  1. Memberikan nilai tambah (Adding Value)

Ada tiga cara utama bagaimana perusaahaan dapat menambahnilai bagi produk mereka, antara lain:

  1. Melakukan inovasi meningkatkan kualitas dan menambahnilai bagi produk dan merek tertentu dengan mempengaruhipersepsi konsumen.
  2. Iklan yang efektif menjadikan merek dipandang sebagaisesuatu yang elegan.
  3. Lebih bergaya bahkaan mungkin lebih unggul dari mereklainnya yang ditawarkan dan pada umumnya dipersepsikanmemiliki kualitas yang lebih tinggi.
  1. Mendampingi (Assisting other Company Effort)

Iklan hanyalah salah satu anggota atau alat dari tim atau baurankomunikasi pemasaran. Pada saat lainnya, peran utama periklanan adalah sebagai pendamping yang memfasilitasi upaya-upaya lain dari perusahaan dalam proses komunikasi pemasaran.

 

 

 

Menurut Widyatama (2007:147) fungsi iklan dijabarkan sebagai berikut:

  1. Fungsi Precipitation

Iklan berfungsi untuk mempercepat berubahnya suatu kondisi dari keadaan yang semula tidak dapat mengambil keputusanmenjadi dapat mengambil keputusan. Sebagai contoh adalahmeningkatkan permintaan, menciptakan kesadaran danpengetahuan tentang sebuah produk.

  1. Fungsi Persuasion

Iklan berfungsi untuk membangkitkan khalayak sesuai pesan yang diiklankan. Hal ini meliputi daya tarik emosi,menyampaikan informasi tentang ciri suatu produk, dan membujuk konsumen untuk membeli.

  1. Fungsi Reinforcement (meneguhkan sikap)

Iklan mampu meneguhkan keputusan yang telah diambil olehkhalayak.

  1. Fungsi Reminder

Iklan mampu mengingatkan dan semakin meneguhkan terhadapproduk yang diiklankan.

Dendy (2010: 3) juga mengungkapkan ada lima fungsi periklanan sebagai berikut:

  1. Memberikan informasi atas produk
  2. Membujuk atau mempengaruhi konsume untukmengkonsumsi produk.
  3. Memuaskan keinginan (orang ingin mengetahui kandungangizi, vitamin atau suatu produk)
  4. Merupakan alat konsumsi
  5. Menjaring khalayak

Tidak ada komentar: