Minggu, 25 April 2021

 Penelitian Psychological Ownership (skripsi dan tesis)

Beberapa penelitian telah mengeksplorasi tentang pengalaman-pengalaman individu dalam menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap suatu objek. Menurut Pierce et al. (2003) munculnya psikologis kepemilikan didasarkan pada pengalaman manusia. Beberapa penelitian telah menjelaskan pengaruh PO terhadap loyalitas penggunaan objek kepemilikan, diantaranya adalah: Zhao et al. (2016) melakukan penelitian guna mengeksplorasi antaseden PO dalam meningkatkan keterlibatan pelanggan dan menumbuhkan loyalitas jangka panjang pada penggunaan media sosial Line di Taiwan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa model yang diusulkan memiliki pengaruh terhadap loyalitas. PO memiliki efek pada keinginan pengguna untuk menggunakan objek secara berkelanjutan dan kesediaan untuk menginvestasikan biaya lebih pada konteks media sosial Line. Pada penelitian ini integrasi model PO dan Technology Acceptance Model (TAM) dilakukan dalam mengembangkan model dan ditemukan bahwa efek PO memiliki pengaruh yang lebih signifikan dibanding konstruksi yang dimiliki oleh (TAM). Kim et al. (2016) melakukan penelitian kuasi eksperimen untuk menguji hubungan antara PO dengan social recognition (pengakuan sosial) terhadap niat berbagi karya oleh pembuat konten dalam konteks remix online community di Korea Selatan. Dari hasil penelitiam ditemukan bahwa hopotesis yang diusulkan memiliki pengaruh positif terhadap niat berbagai. Pengakuan yang lebih besar dari orang lain meningkatkan niat pembuat konten untuk berbagi. Faktor ini menjadi faktor yang sangat berpengaruh. Begitupun dengan faktor PO, rasa kepemilikan yang sangat besar berpengaruh pada niat berbagi. Pengakuan sosial dan PO juga ditemukan memiliki hubungan. Semakin besar rasa kepemilikan individu maka semakin besar pula efek pengakuan sosial yang ditimbulkan dari keinginan berbagi. Penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai informasi bagi penyedia layanan online untuk 24 merancang sistem yang efektif untuk mendorong para pembuat konten ingin membagikan kreasi mereka. Karahanna et al. (2015) dari hasil penelitiannya menjelaskan bahwa kepemilikan psikologis mendorong individu untuk terlibat pada penggunaan media sosial karena media sosial memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan mendasar dari PO. Hasil empiris dari penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan penggunaaan media sosial secara kolektif berkontribusi pada motivasi kepemilikan psikologis yang akan mendorong penggunaan media sosial. Paré et al. (2006) menjelaskan mengenai penerimaan dokter terhadap sistem informasi klinis (CIS). peneliti mengungkapkan pentingnya mendorong dan membina hubungan positif pada sistem baru.

Tidak ada komentar: