Untuk memahami struktur modal yang optimal dapat dilihat dari hubungan
dasr keuangan. Pada umumnya dapat dikatakan nilai perusahaan adalah maksimal
jiak biaya modal adalah minimal, dengan perkataan lain struktur modal optimal
adalah keadaan dimana WACC diminimalkan karenanya meminimalkan nilai
perusahaan.
Maksimalisasi kekayaan untuk digunakan dalam membuat keputusan
struktur modal tidak mudah. Meskipun kedua faktor utama, yaitu tingkat
pengembalian dan risiko dapat digunakan secara terpisah untuk membuat
keputusan struktur modal, menggabungkan tingkat pengembalian, dan risiko ke
dalam nilai pasar akan memberikan hasil yang terbaik.
Dalam menentukan nilai menurut alternatif struktur modal, perusahaan
harus mencari tingkat pengembalian yang harus diperoleh sebagai kompensasi
bagi investor dan para pemilik atas risiko yang ditanggungnya. Oleh karena itu,
risiko setiap struktur harus dihubungkan dengan tingkat pengembalian yang
diinginkan.
Tingkat pengembalian yang diinginkan perusahaan yang dihubungkan
dengan tingkat risiko keuangan tertentu dapat diestimasi dalam beberapa cara.
Secara teoritis, pendekatan yang dikuasai yaitu memperkirakan beta yang
dikaitkan dengan setiap alternatif struktur modal dan kemudian dapat
menggunakan CAPM untuk menghitung tingkat pengembalian yang diinginkan.
Pendekatan yang lebih operasional menghubungkan risiko keuangan dengan
setiap alternatif struktur modal langsung terhadap tingkat pengembalian.
Pendekatan disini termasuk memperkirakan tingkat pengembalian dihubungkan
dengan setiap tingkat risiko keuangan yang diukur dengan statistik seperti
koefisien variasi dari EPS. Tanpa memperkirakan pendekatan yang digunakan
diharapkan tingkat pengembalian akan meningkat dan meningkatnya risiko
keuangan.
Minggu, 25 April 2021
Struktur Modal Optimal (skripsi dan tesis)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar