Senin, 26 April 2021
Adaptasi Sosial (skripsi dan tesis)
Menurut Soekanto (2007), adaptasi adalah proses penyesuaian dari
individu, kelompok, maupun unit sosial terhadap norma-norma, proses
perubahan, ataupun kondisi yang diciptakan. Suparlan (1993) menegatakan
bahwa adaptasi pada hakekatnya merupakan suaut proses untukmemenuhi
syarat-syarat dasar untuk tetap melangsungkan kehidupan, yang termasuk
dalam syarat-syarat dasar menurut Suparlan adalah syarat dasar kejiwaan, dan
syarat dasar sosial. Syarat dasar kejiwaan meliputi perasaan tenang yang jauh
dari perasaan takut, keterpencilan dan gelisah. Sedangkan yang meliputi
syarat dasar sosial adalah hubungan untuk dapat melangsungkan keturunan,
tidak merasa dikucilkan, dan belajar mengenai kebudayaannya dan
kebudayaan lainnya. Definisi lainnya tentang adaptasi sosial dikemukakan
oleh Soekanto (2000) yang mengatakan bahwa adaptasi sosial merupakan
proses mengatasi halangan-halangan dari lingkungan, proses penyesuaian
terhadap norma-norma, proses perubahan untuk menyesuaikan dengan situasi
yang berubah, proses mengubah diri agar sesuai dengan kondisi yang
diciptakan, dan proses memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk
kepentingan lingkungan dan sistem serta proses penyesuaian budaya dan
aspek lainnya sebagai hasil seleksi alamiah.
Sears (1985) mengatakan bahwa pada dasarnya manusia
menyesuaikan diri karena dua antara lain, perilaku orang lain memberikan
informasi yang bermanfaat. Bagi setiap individu yang berada di lingkungan
budaya yang baru, orang lain merupakan sumber informasi yang penting,
seringkali mereka mengetahui sesuatu yang tidak kita ketahui; dengan
melakukan apa yang mereka lakukan kita dapat memperoleh manfaat dari
pengetahuan mereka tentang lingkungan sekitar yang baru bagi kita. Alasan
kedua manusia menyesuaikan diri karena ingin diterima secara sosial
menghindari celaan.Dalam suatu lingkungan yang baru, tentunya terdapat
nilai-nilai atau norma yang dipakai dalam hubungan antar individu, ketidak
mampuan individu dalam memahami dan melakukan apa yang menjadi nilai
atau norma tersebut tentunya akan mengakibatkan penolakan secara sosial
bagi individu tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar