Economic value added (EVA) merupakan suatu sistem
manajemen keuangan yang umumnya digunakan dalam mengukur laba
ekonomi suatu perusahaan, dimana kesejahteraan hanya akan tercipta
apabila perusahaan telah mampu memenuhi semua biaya operasi
(operating cost) dan biaya modal (cost of capital) (Rudianto, 2006).
EVA adalah salah satu metode lain untuk mengukur bagaimana
kinerja atau prestasi manajer pada pusat investasi, yang merupakan
selisih antara Net Operating Profit After Taxes (NOPAT) dengan ratarata tertimbang biaya modal (Weighted Average Cost Of Capital atau
WCC) dari modal yang digunakan (Total Capital Employed atau TCE)
(Brigham & Houston, 2013).
EVA merupakan estimasi dari laba ekonomi usaha yang
sesungguhnya untuk tahun tertentu, dan sangat jauh berbeda dengan laba
bersih akuntansi, dimana laba akuntansi tidak dikurangi dengan biaya
ekuitas sedangkan dalam penghitungan EVA, biaya ekuitas akan
dikeluarkan (Brigham & Houston, 2013).
EVA (Economic Value Added / nilai tambah ekonomis) adalah
sebuah konsep yang serupa dengan laba residu dimana sejumlah
penyesuaian dilakukan terdapat laporan keuangan berdasarkan PABU
untuk tujuan evaluasi kerja. Laba residu adalah laba operasi bersih yang
berasal dari kegiatan investasi diatas imbal hasil minimum yang diminta
atas aktiva operasi yang digunakan. Jadi, pengertian EVA adalah
adaptasi dari laba residu (Garrison, Noreen, & Brewer, 2009)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar