Kamis, 30 November 2023
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Turnover Intention
Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Turnover Inteniton
Menurut Mobley (1987), dalam Wedha (2017), menggunakan faktor
umum sebagai penentu dari turnover intention baik secara langsung maupun
tidak langsung. Mobley membagi faktor turnover menjadi 4 yakni sebagai berikut :
13
1. Faktor Ekonomi
Adalah faktor yang terjadi pada sektor keadaan ekonomi, yang meliputi:
tingkat-tingkat pengangguran dan memperkerjaan, laju lowongan
pekerjaan, produk nasional bruto, laju inflasi, permintaan pasar, dan
komposisi pekerjaan.
2. Keadilan Organisasi
Kadilan organisasi dirasa cukup berpengaruh dalam turnover intention,
karena dengan keadilan yang dirasa kurang akan menimbulkan keinginan
atau niat untuk meninggalkan organisasi. Berikut adalah beberapa aspek
yang dapat menyebabkan turnover intention:
a. Tipe industri
b. Kategori Jabatan
c. Besar kecilnya organisasi
d. Besar kecilnya unit kerja
e. Kompensasi
f. Bobot kerja
g. Gaya kepemimpinan
h. Variabel lainnya
3. Faktor Individual
Faktor individu adalah faktor yang ada dalan diri karyawan tersebut yang
dapat menyebabkan keinginan untuk berhenti. Hal ini dikarenakan oleh
perasaan yang dirasa tidak sesuai dengan keadaan dalam diri karyawan
tersebut. faktor individual terdiri dari:
14
a. Usia
b. Masa kerja
c. Jenis kelamin
d. Pendidikan
e. Kepribadian
f. Minat
g. Bakat dan Kemampuan
h. Profesionalisme
i. Prestasi
4. Faktor Lainnya
Dalam hal ini faktor lainnya dapat berupa kepuasan terhadap pekerjaan,
aspirasi dan harapan karir, keterikatan kerja, harapan untuk mendapatkan
pekerjaan lain, dan tekan baik dari dalam diri maupun dari lingkungan
sekitar.
Sedangkan turnover intention dapat disebabkan oleh bebarapa faktor yang
dapat mempengaruhinya, menurut Rekha dan Kamalanabhan (2012), beberapa
faktor tersebut adalah sebagai berikut:
1. Perceived Organizational Support
Dukungan organisasi juga dapat mempengaruhi turnover intention, karena
dengan rendahnya dukungan dari organisasi karyawan merasa tidak
dihargai atau tidak diperdulikan oleh organisasi sehingga dapat
menimbulkan niat atau keinginan untuk berhenti.
2. Job Satisfaction
15
Kepuasan kerja merupakan faktor yang dapat mempengaruhi turnover
intention, aspek kepuasan berhubungan dengan keinginan individu untuk
meninggalkan organisasi yang meliputi kepuasan akan gaji, promosi,
supervisi, rekan kerja, dan kepuasan terhadap pekerjaan diri sendiri.
3. Organizational Commitment
Komitmen organisasi merupakan tingkat dimana seorang karyawan
mengaitkan dirinya dengan organisasi tertentu dan sasarannya, dan
berharap dapat mempertahankan keanggotaanya di organisasi tersebut.
semakin tinggi tingkat komitmen karyawan maka semakin rendah pula
keingin karyawan untuk meninggalkan organissinya.
4. Perceived Organizational Justice
Keadilan dalam pengambilan keputusan dalam organisasi juga dapat
mempengaruhi turnover intention. Karena dengan adanya pengambilan
keputusan yang dirasa tidak adil maka karyawan cenderung akan
membentuk niat untuk berhenti.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar