Dalam kinerja jangka panjang menunjukkan bahwa keuntungan pemegang
saham pengakuisisi dalam jangka panjang adalah negatif. Secara teori, setelah
merger dan akuisisi ukuran perusahaan dengan sendirinya bertambah besar
karena aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan digabung bersama. Dasar logik
dari pengukuran berdasarkan akuntansi adalah bahwa jika ukuran bertambah
besar ditambah dengan sinergi yang dihasilkan dari gabungan aktivitas-aktivitas
yang simultan maka laba perusahaan juga semakin meningkat. Hal ini didukung
oleh penelitian yang dilakukan oleh Kuncoro (2014) dengan tujuan untuk
menganalisis perbedaan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah
merger dan akuisisi pada perusahaan yang melakukan aktivitas merger dan
akuisisi menunjukkan hasil bahwa pengujian yang dilakukan secara parsial
dalam jangka panjang memberikan hasil yang signifikan dan terdapat perubahan
menuju arah yang positif pada seluruh rasio keuangan setelah terjadinya merger
dan akuisisi yang menunjukan adanya sinergi yang diperoleh perusahaan yang
melakukan merger dan akuisisi. Penelitian lain dilakukan oleh Joshua (2011) di
Nigeria, yang meneliti mengenai pengaruh terhadap efisiensi keuangan
perbankan setelah merger dan akuisisi dilakukan. Data dianalisis menggunakan
uji statistik paired sample t-test dan hasilnya menunjukkan bahwa keuangan
bank lebih efisien setelah merger dan akuisisi dilakukan dalam jangka panjang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar