Rabu, 29 November 2023

Analisis Rasio Keuangan


Dalam penyajian laporan keuangan terdapat banyak sekali analisis
rasio keuangan yang dapat dikembangkan dari data yang tersedia. Masingmasing rasio tersebut mempunyai kegunaanya tergantung posisi keuangan
yang akan dilihat.
Analisis rasio keuangan sangat diperlukan bagi penilaian prestasi
suatu usaha yang telah dilakukan oleh sebuah perusahaan ataupun sebuah
usaha perbankan, terutama bagi manajemen dalam penyususnan kebijakan
strategi bank.
Analisis rasio tersebut diharapkan sangat membantu dalam
mengadakan analisis kondisi intern bank pada umumnya dan kondisi
keuangan bank pada khususnya (Ruddy Tri Santoso, 1995:87)
a. Ratio Likuiditas (Liquidity Ratio)
Merupakan ratio yang digunakan untuk mengukur kemampuan bank
dalam memenuhi kewajian financial jangka pendek yang berupa
hutang – hutang jangka pendek (short time debt). Rasio keuangan yang
biasa digunakan untuk mengukur kondisi likuiditas bank adalah:
1) Current ratio
Current ratio adalah kemampuan untuk membayar hutang yang
harus segera dipenuhi oleh Aktiva Lancar.
Current Ratio =
Semakin besar rasio tersebut semakin besar pula jaminan yang
diberikan oleh bank dalam memenuhi kewajiban jangka
pendeknya.
2) Quick (Acid Test) Ratio
Quick (Acid Test) Ratio adalah kemampuan untuk membayar
hutang yang harus segera dipenuhi dengan aktiva lancar yang lebih
likuid (quick assets).
Quick (Acid Test) Ratio =
Semakin besar rasio ini semakin besar pula jaminan bank untuk
memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

Tidak ada komentar: