Rasio ini disebut juga rasio solvabilitas yaitu mengukur perbandingan
dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari
kreditur perusahaan tersebut. Rasio ini dimaksudkan untuk mengukur
sampai seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai oleh hutang rasio ini
menunjukkan indikasi tingkat keamanan dari para pemberi pinjaman
(Bank). Analisis ini berguna untuk melihat dua aspek penting dari sisi
modal, yaitu:
1) Melihat modal yang dimiliki oleh sebuah bank apakah jumlahnya
sebanding dengan jumlah hutangnya. Dengan melihatnya maka
akan dapat diketahui risiko usaha perbankan. Bila ternyata jumlah
modal ini lebih kecil dari jumlah hutangnya (dan ini memang
umum terjadi dalam usaha perbankan), maka risiko usaha
perbankan lebih banyak ditanggung oleh para penyimpan dana.
2) Lebih banyaknya dana yang berasal dari pihak ketiga menunjukkan
bahwa bank memperoleh manfaat untuk memutarkan dana tersebut
hanya dengan modal yang relatif kecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar