Selasa, 31 Oktober 2023
Tujuan Hubungan Masyarakat
Dalam menguraikan tujuan Hubungan Masyarakat ini, terlebih dahulu haruslah
dibagi pengertian tujuan Hubungan Masyarakat tersebut menurut kegiatannya.
Pembagian kegiatan humas menurut Danan Djaja (1985:17), dapat dijelaskan
sebagai berikut:
a. Tujuan berdasarkan kegiatan internal hubungan masyarakat
b. Tujuan berdasarkan kegiatan external hubungan masyarakat.
Tujuan Hubungan Masyarakat berdasarkan kegiatan internal relation menurut
Danan Djaja (1985:17), dapat mencakup kepada beberapa hal yaitu:
1. Mengadakan suatu penilaian terhadap sikap, tingkah laku dan opini publik
terhadap organisasi, terutama sekali ditujukan kepada kebijaksanaan
organisasi yang sedang dijalankan.
2. Mengadakan suatu analisa dan perbaikkan terhadap kebijaksanaanyang sedang
dijalankan, guna mencapai tujuan yang ditetapkan organisasi dengan tidak
melupakan kepentingan publik.
18
3. Memberikan penerangan kepada publik karyawan mengenai suatu
kebijaksanaan organisasi yang bersifat objektif serta menyangkut kepada
berbagai aktivitas rutin organisasi, juga menjelaskan tentang perkembangan
organisasi tersebut. Pada tahap selanjutnya diharapkan publik karyawan akan
tetap well inform. 4. Merencanakan berbagai penyusunan suatu staff yang efektif bagi penugasan
kegiatan yang bersifat internal humas dalam organisasi tersebut.
Tujuan sentral Hubungan Masyarakat yang akan dicapai adalah tujuan organisasi,
sebab Hubungan Masyarakat dibentuk atau digiatkan guna menunjang manajemen
yang berupaya mencapai tujuan organisasi. Telah disinggung di muka bahwa
organisasi adalah kerangka kegiatan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, dan
kegiatan itu adalah pengerahaan manusia-manusia secara terarah yang dinamakan
manajemen. Jelasnya, organisasi merupakan “raga”, dan manajemen adalah
“jiwanya”. Oleh karena itu, organisasi tanpa manajemen dapat diibaratkan raga
tanpa jiwa, jadi organisasi yang demikian tidak berfungsi atau mati. (Onong
Uchjana Effendy, 1992:94).
Rumusan yang paling tepat mengenai tujuan Hubungan Masyarakat adalah
sebagai berikut:
1. Terpelihara dan terbentuknya saling pengertian (Aspek Kognisi).
Tujuan Hubungan Masyarakat pada akhirnya adalah membuat publik dan
organisaasi atau lembaga saling mengenal. Baik mengenal kebutuhan,
kepentingan, harapan, maupun budaya masing-masing. Aktivitas humasan
19
harus menunjukkan usaha komunikasi untuk mencapai saling kenal dan
mengerti tersebut.
2. Menjaga dan membentuk saling percaya (Aspek Afeksi).
Bila tujuan yang pertama mengarah pada pengutan dan perubahan
pengetahuan (kognisi), maka tujuan berikutnya adalah lebih pada tujuan
emosi, yakni pada sikap (afeksi) saling percaya (mutual confidence). Untuk
mencapai tujuan saling percaya ini, prinsip-prinsip komunikasi persuasif dapat
diterapkan.
3. Memelihara dan menciptakan kerja sama (Aspek Psikomotoris).
Tujuan berikutnya adalah dengan komunikasi diharapkan akan terbentuknya
bantuan dan kerja sama nyata. Artinya, bantuan dan kerja sama ini sudah
dalam bentuk perilaku atau termanifestasi dalam bentuk tindakan tertentu.
(Frida Kusumastuti, 2002:20)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar