Selasa, 31 Oktober 2023
Tipe-Tipe Strategi
Tipe-Tipe Strategi
Setelah mengetahui definisi dari strategi tersebut, perlu diketahui pula strategi terdiri dari
beberapa jenis. Menurut David (2016:125) jenis-jenis tersebut adalah:
1. Strategi Integrasi Strategi integrasi ini terbagi menjadi tiga, yaitu:
a. Integrasi ke depan
Melibatkan perolehan kepemilikan atau meningkatkan kontrol atau distributor atau peritel.
Meningkatnya jumlah manufaktur (pemasok) hari ini mensyaratkan strategi integrasi ke
depan dengan membuat situs jejaring untuk secara langsung menjual produk ke konsumen.
b. Integrasi ke belakang
Strategi mencari kepemilikan atau meningkatkan kontrol atas pemasok perusahaan. Strategi
tersebut khususnya sesuai ketika pemasok perusahaan tidak handal, terlau mahal, atau tidak
memenuhi kebutuhan perusahaan.
c. Integrasi horizontal
Mengacu pada strategi kepemilikan atau peningkatan kendali atas pesaing perusahaan. Salah
satu tren yang paling signifikan dalam manajemen strategik hari ini adalah meningkatnya
penggunaan integrasi horizontal sebagai strategi pertumbuhan.
2. Strategi Intensif, yang terbagi menjadi tiga, yaitu:
a. Penetrasi pasar
Berusaha untuk meningkatkan pangsa pasar untuk produk dan jasa di pasar saat ini lewat
usaha pemasaran yang lebih besar. Strategi ini secara luasa digunakan dan dikombinasikan
dengan strategi lain.
b. Pengembangan pasar
Melibatkan pengenalan produk atau jasa saat ini ke area geografis yang baru.
c. Pengembangan produk
Strategi yang mencari kenaikan penjualan dengan meningkatkan atau memodifikasi produk
atau jasa saat ini. Pengembangan produk biasanya memerlukan pengeluaran untuk kegiatan
penelitian dan pengembangan yang besar.
3. Strategi Diversifikasi, terbagi menjadi dua, yaitu:
a. Diversifikasi terkait
Perusahaan secara umum berpindah dan diversifikasi ke fokus. Perusahan secara umum
bukan merupakan pemisah yang efisien, investor biasanya dapat melakukan pekerjaan yang
lebih baik dengan membeli saham pada berbagai perusahaan.
b. Diversifikasi yang tidak terkait
Strategi yang tidak terkait akan mengapitulasi dalam portofolio bisnis yang mampu
menyampaikan kinerja keuangan yang baik di industrinya masing-masing daripada berusaha
untuk mengapitulasi strategi rantai nilai diantara bisnis.
4. Strategi Defensif
a. Pengurangan
Pengurangan terjadi ketika organisasi mengelompokkan kembali lewat pengurangan biaya
dan aset mengembalikan penurunan penjualan dan laba.
b. Divestasi
Menjual divisi atau bagian dari organisasi disebut divestasi. Divestasi sering kali digunakan
untuk meningkatkan modal atau akuisisi strategik ke depan atau investasi.
c. Likuidasi
Menjual semua asset perusahaan, Sebagian, untuk nilai berwujud mereka disebut likuidasi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar