Batik Indonesia memiliki sejarah sebelum menjadi terkenal dan meluas
seperti saat ini.menurut Wulandari (2011:12) menytakan bhwa:
“batik semakin eksis pada masa keraton Majapahit wilayah dan kekuasaan
yang sangat luas, namun data yang lebih pasti tentang sejarang dan
perkembangan batik di Indonesia mulai terekam jelas sejak masa Kerajaan
Mataram Islam, yang bersumber dari keraton, seperti motif parang rusak,
semen rama, dan lain-lain.”
Menurut salah satu sumber yang dijelaskan dalam buku terbitan bagian
Humas dan Protokol Setda Pamekasan berjudul “ Pamekasan Membatik”, pada
tahun 1873 Van Rijekevorsel seorang saudagar Belanda, menyerahkan ke
Museum Etnik Rotterdam selembar batik yang diperolehnya ketika berkunjung ke
Indonesia. Kemudian batik tersebut pada tahun 1990 dipamerkan di Exposition
Universelle di Paris dan memukau publik utamnya para seniman. Pada zaman
kemerdekaan batik dikenalkan kepada dunia oleh preside Soekarno yang memakai
batik pada Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa seni batik berkaitan erat
dengan kerajaan majapahit dan penyebaran islam di Jawa, sehingga dapat
dikatakan seni batik berawal dari lingkungan kraton. Namun seiring
perkembangan jaman, batik menjadi lebih maju lagi dengan dikenalnya media
kain yang sebelumnya masih menggunakan daun lontar. Setelah batik
mengunakan kain, maka batik berkembang berkembang dikerajaan sebagai busana
penguasa kerajaan atau busana tradisional. Menurut Wulandari (2011-12)
menyatakan bahwa:
“Dalam beberapa literatur, sejarah pembatikan di indonesia sering
dikaitkan dengan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran islam di Pulau
Jawa. Hal ini dibuktikan dengan penemuan acara dalam Candi Ngrimbi
dekat Jombang yang menggambarkan sosok Raden Wijaya, raja pertama
Majapahit (memerintah 1294-1309), memakai kain batik kawung.”
Batik pada masa sekarang sudah mengalami perubahan ke arah yang lebih
popular. Batik sekarang dapat digunakan sebagai busana atau baju secara
menyeluruh oleh semua kalangan. Selain bisa digunakan sebagai baju, batik juga
dibuat barang lainnya yang mempunyai nilai tinggi seperti kerajinan-kerajinan
yang berbahan batik misalnya, tas, dompet, sprei, mukenah, lukisan, taplak dan
kerajinan lainnya.
Berdasarkan pernyataan di atas secara keseluruhan dari sejarah batik di
Indonesia dapat ditarik kesimpulan bahwa batik pertama kali dikenalkan pada
jaman kerajaan keraton dan mulai dikenal dunia ketika Presiden Soekarno
mengenakan baju batik di Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Batik juga
mulai dikenal dan disebarkan seiring pejebaran islam di Jawa. Setelah mengalami
perubahan era sekarang batik lebih menyeluruh dan meluas disemua kalangan.
Batik tidak hanya di buat sebagai baju tetapi benda atau kerajinan yang
mempunyai nilai yang tinggi dan indah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar