Rabu, 27 September 2023

Teori ERG Alderfer


Kebutuhan hierarki Maslow memberikan titik tolak peningkatan teori
kebutuhan manusia. Clyton Alderfer mengembangkan teori EksistensiHubungan-pertumbuhan atau bisa juga disebut sebagai existence-relatednessGrowth (ERG Theory), yang meninjau Kembali teori maslow untuk membuat
konsisten dengan penelitian yang mempertimbangkan kebutuhan manusia.
Terdapat beberapa perbedaan antara teori ERG Alderfer dan teori
kebutuhan hirarki Maslow. Penelitian telah menunjukkan bahwa manusia
memiliki tiga bentuk kebutuhan dibanding dengan lima bentuk berdasarkan
hipotesis Maslow.
Kebutuhan manusia adalah berbeda-beda antara yang satu dengan yang
lainnya. Demikian juga dengan prioritasnya, yang masing-masing orang
tidaklah sama. Menurut (Alderfer 2002) menjelaskan bahwa kebutuhan
manusia dikelompokkan menjadi tiga dasar kebutuhan yaitu:
• Kebutuhan untuk eksistensi/keberadaan (Existence Needs).
Kebutuhan ini mencakup semua bentuk kebutuhan fisik dan keamanan,
seperti: bonus kerja, gaji tambahan, dan kebutuhan keamanan seperti
asuransi kesehatan, jaminan masa depan..
• Kebutuhan untuk hubungan (Relatedness Needs)
Kebutuhan ini mencakup semua kebutuhan yang melibatkan hubungan
sosial dan hubungan antar pribadi bermanfaat.
• Kebutuhan untuk bertumbuh (Growth Needs)
Kebutuhan ini mencakup kebutuhan yang melibatkan orang-orang yang
membuat usaha kreatif terhadap diri mereka sendiri dan lingkungan.
Manusia bekerja memenuhi kebutuhan berdasarkan kontinum
kekonkretannya. Semakin konkret kebutuhan yang hendak dicapai, maka
semakin mudah seseorang karyawan untuk mencapainya. Kebutuhan yang
konkret menurut Alderfer adalah kebutuhan keberadaan yang paling mudah
kemudian kebutuhan relasi atau hubungan dengan orang lain untuk dipenuhi
dalam mencapai prestasi sebelum mencapai kebutuhan yang lebih kompleks
yaitu pertumbuhan.

Tidak ada komentar: