Jumat, 29 September 2023

Proses Pembentukan Citra Merek


Pembentukan citra merek atau brand image di masyarakat, sangat erat
kaitannya dengan persepsi yang ada di dalam benak masyarakat terhadap merek
tersebut. Image adalah persepsi yang relatif lebih unggul dibanding pesaing. Inilah
yang disebut dengan brand positoin. Proses ini ditentukan dengan berhasil atau
tidaknya sebuah merek dalam menentukan posisi yang kuat.
Pembentukan posisi merek yang kuat harus diawali dengan menempatkan
merek tersebut dalam benak dan pikiran konsumen. Karena nya, merek harus
mampu bersaing agar mampu mewujudkan hal tersebut. Kapasitas otak dari
konsumen itu terbatas, padahal hampir setiap hari konsumen dijejali oleh ribuan
stimuli dari banyak merek. Akibatnya, tidak semua merek dapat tertampung
dalam benak dan ingatan konsumen. Secara alamiah, otak konsumen akan
menggerakan panca inderanya untuk menyeleksi merek yang akan diperhatikan.
(Mardiyah, 2010:23).
Pada tahap ini, keberadaan merek dalam ingatan konsumen terbatas pada
pengenalan merek nya saja (brand awareness). Pada tingkatan pengenalan yang
paling rendah ini, konsumen hanya sekedar tahu tentang keberadaan suatu merek
serta belum mampu memberikan gambaran atau persepsi tentang merek tersebut.
Proses pembentukan persepsi konsumen terhadap suatu merek disebut proses
asosiasi, dimana pada proses ini lah akan terbentuk citra tertentu terhadap suatu
merek.

Tidak ada komentar: