Rabu, 27 September 2023

Metode Pengembangan Karir


Menurut Mondy (2010: 229) berikut ini adalah metode pengembangan karir:
1. Manager/Employee Self-Service
Banyak perusahaan yang menyediakan kesempatan bagi manajer untuk
membantu karyawan dalam perencanaan karir mereka dan mengembangkan
kompetensi yang diperlukan melalui layanan online mandiri karyawan.
Karyawan diberikan kesempatan untuk dapat memperbarui tujuan kinerjanya
dengan secara online dan untuk mengikuti kursus pelatihan.
2. Discussions with Knowledgeable Individuals
Dalam diskusi formal, atasan dan bawahan akan bersama-sama sepakat
membahas tentang kegiatan pengembangan karir yang terbaik. Di beberapa
perusahaan, sumber daya manusia yang profesional adalah fokus utama agar
bantuan pada topik tersebut dapat diberikan.
3. Company Material
Beberapa perusahaan menyediakan materi yang khusus dikembangkan untuk
membantu pengembangan karir. Materi tersebut disesuaikan dengan
kebutuhan khusus perusahaan. Disamping itu, uraian tugas akan memberikan
pemahaman tentang sifat pribadi individu untuk menentukan kekuatan dan
kelemahan mereka.
7
4. Performance-Appraisal System
Adanya sistem penilaian kinerja pada perusahaan juga dapat menjadi salah
satu alat yang berharga dalam membantu proses pengembangan karir
seseorang. Mendiskusikan kekuatan dan kelemahan seorang karyawan dengan
atasannya akan dapat mengungkapkan apa saja kebutuhan dalam
pembangunan dirinya. Jika dalam mengatasi beberapa kelemahan orang yang
tertentu tampaknya cukup sulit atau bahkan tidak memungkinkan sama sekali,
maka suatu jalur karir alternatif dapat menjadi solusinya.
5. Workshops
Beberapa organisasi melakukan workshop yang berlangsung selama periode
dua atau tiga hari untuk tujuan membantu mengembangkan karir para pekerja
dalam perusahaan. Karyawan harus mencari topik workshop sesuai dengan
tujuan dari karir mereka sendiri yang spesifik dengan kebutuhan perusahaan.
Di lain waktu, perusahaan juga dapat mengirim para pekerjanya untuk pergi
mengunjungi workshop yang tersedia dalam masyarakat atau pekerja secara
inisiatif dapat memulai kunjungannya sendiri.

Tidak ada komentar: