Pengertian tentang konsep karir tradisional didasarkan pada struktur yang
hierarkis, sangat terstruktur, dan kaku. Model karir masa lalu ini memiliki arah yang
jelas, uni-dimensional atau kemajuan secara linear yang ditentukan berdasarkan
promosi (Rosenbaum, 1979; Wilensky, 1964). Dalam perusahaan, jenjang karir
ditentukan berdasarkan hierarki. Dengan demikian, kesuksesan karir ditentukan oleh
dua faktor, yaitu tingkat mobilitas ke atas dan indikator pencapaian yang eksternal
seperti kenaikan gaji, tingginya status sosial, dan pangkat. Adanya stabilitas struktur
dan kejelasan pada jenjang karir akan menyiratkan jalur karir yang jelas, yang
sebagian besar adalah “linear” (Baruch, 2004).
Sedangkan terjadi perubahan yang signifikan pada pengertian konsep karir di
akhir abad ke-20. Sehingga muncul perspektif yang baru tentang pencapaian dalam
kesuksesan seseorang akibat karir yang lebih fleksibel dan dinamika restrukturisasi.
Jalur karir “multi-directional” adalah jenis model karir yang baru di mana terdiri dari
berbagai pilihan dan juga menyediakan banyak kemungkinan untuk pengembangan
diri. Jenis multi-directional ini tidak berhenti di jalur karir yang sedang dilakukan,
namun juga menyiratkan untuk evaluasi kesuksesan karir. Sekarang ini terdapat
berbagai kriteria untuk dapat menilai kesuksesan dalam karir. Ini bisa berupa
kepuasan batin, keseimbangan hidup, otonomi dan kebebasan, dan ukuran persepsi
diri lainnya. Semua ini telah berbeda dengan konsep karir tradisional yang mengukur
kesuksesan hanya berdasarkan dari pendapatan, pangkat, dan status (Baruch, 2004)
Rabu, 27 September 2023
Tren dalam Karir
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar