Menurut Arens et al (2015:12) kualifikasi auditor harus berkualitas guna
memahami kriteria yang digunakan dan harus berkompeten untuk mengetahui
jenis dan bukti yang dihimpun untuk menarik kesimpulan yang sesuai setelah
bukti tersebut telah diuji.Seorang auditor juga harus mempunyai sikap mental
independen. Pelaksanaan audit operasional dilakukan oleh auditor internal,
dimana seorang auditor internal harus memiliki sikap yaitu :
1) Independensi (Independence)
Auditor operasional dikatakan independen apabila auditor operasional
melaksanakan tugasnya secara bebas dan objektif tanpa terpengaruh dan
dipengaruhi oleh siapapaun. Independensi bagi auditor mempunyai peranan
penting dalam melaksanakan tugasnya karena diharapkan akan memperoleh hasil
pemeriksaan yang efektif.
Menurut Rahayu dan Suhayati (2012) mengemukakan bahwa independensi
dalam audit cara pandang yang tidak memihak di dalam pelaksanaan pengujian,
evaluasi hasil pemeriksaan dan penyusunan laporan audit. Sikap mental
independen harus meliputi independensi dalam fakta dan independensi dalam
penampilan.
Menurut Mulyadi (2010:32) bahwa independensi auditor operasional dapat
memberikan pertimbangan yang tidak memihak dan tanpa peaksaan, dimana
independensi sangat diperlukan dalam audit operasional untuk membuat laporan
yang objektif.
Menurut Hiro Tugiman (2013: 20) independensi adalah para auditor internal
yang dianggap mandiri apabila melaksanakan tugasnya secara bebas dan
objektif.Kemandirian pemeriksa internal dapat memberikan penilaian yang tidak
memihak siapapaun, dan tanpa prasangka hal ini sangat penting bagi pemeriksaan
sebagaimana mestinya.Hal ini dapat diperoleh melalui status organisasi dan sikap
objektif para auditor internal.
Independensi operasional dapat diperoleh melalui dua hal yaitu :
- Status Organisasi
Status organisasi unit pemeriksaan harus memberikan keleluasaan untuk
memenuhi atau menyelesaiakan tanggung jawab pemeriksaan yang
diberikan. Pemeriksaan operasional harus memperoleh dukungan dari
manajemen dan bagian-bagian yang terdapat dalam struktur organisasi
sesuai dengan audit yang akan dilaksanakan sehingga kerjasama akan
terjadi dari pihak yang diperiksa dan dapat menyelesaiakan pekerjaan
secara bebas tanpa campur tangan dari pihak manapun. - Objektivitas
Sikap objektif auditor operasional merupakan sikap yang tidak akan
dipengaruhi dan terpengaruh dari pihak manapun saat melakukan audit.
Jadi independensi dalam audit operasional sangat diperlukan untuk
membuat laporan yang objektif dan tidak memihak yang diperlukan oleh
manajemen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar