Audit merupakan suatu sistem pemeriksaan pembukuan atau sistem
pemeriksaan data, bukti serta melampirkan dokumen pendukung lainnya
untuk membuktikan validitas dan reliabilitas atas suatu informasi.
Pemeriksaan tersebut guna mencegah terjadinya kesalahan dan mendeteksi
adanya tindak kecurangan atau fraud.
Pengertian audit menurut Mulyadi (2016:8) adalah suatu proses
sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif
mengenai pernyataan - pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi,
dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan –
pernyataan tersebut kriteria yang telah ditetapkan, serta penyampaian hasil
- hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan. Ditinjau dari sudut profesi
akuntan publik, audit adalah pemeriksaan secara objektif atas laporan
keuangan suatu perusahaan atau organisasi lain dengan tujuan untuk
menentukan apakah laporan keuangan tersebut menyajikan secara wajar,
dalam semua hal yang material, posisi keuangan, dan hasil usaha perusahaan
atau organisasi tersebut.
Menurut Miller dan Bailley dalam Abdul Halim (2015:3) audit adalah
tinjauan metode dan pemeriksaan objektif atas suatu item, termasuk
verifikasi informasi spesifik sebagaimana ditentukan oleh auditor atau
ditetapkan praktik umum, tujuannya untuk menyatakan pendapat atau
mencapai kesimpulan tentang apa yang diaudit.
Audit adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan
sistematis oleh pihak yang independen terhadap laporan keuangan yang
telah disusun oleh manajemen beserta catatan – catatan pembukuan dan
bukti – bukti pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan
pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut. (Agoes, 2017:4).
Arens et al (2015:2) dalam buku yang berjudul Auditing dan Jasa
Assurance mendefinisikan audit adalah pengumpulan dan evaluasi bukti
tentang informasi untuk menentukan dan melaporkan derajat kesesuaian
antara informasi itu dan kriteria yang telah ditetapkan. Auditing harus
dilakukan oleh orang yang kompeten dan independen.
Menurut PSAK, pengertian audit adalah suatu proses sistematik yang
bertujuan untuk mengevaluasi bukti yang dikumpulkan atas pernyataan atau
asersi mengenai berbagai aksi ekonomi, kejadian – kejadian dan melihat
tingkat hubungan antara penyataan atau asersi dengan kenyataa, serta
mengkomunikasikan hasilnya kepada yang berkepentingan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar